Terverifikasi Faktual Dewan Pers .

Home / Investigasi

Jumat, 18 Maret 2022 - 05:42 WIB

Dianggap Keputusan Sepihak, Agen Sembako BPNT Sempat Kecewa Dengan Dinsos

Foto salah satu agen sembako di wilayah kecamatan Bangsal

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Program bantuan pangan non tunai (BPNT) dari pemerintah pusat yang selama ini dikordinir pihak Dinsos Kabupaten/ Kota Se Indonesia dan diberikan dalam bentuk sembako, kini berubah diberikan dalam bentuk tunai.

Sesuai dengan surat edaran dari kementerian sosial Republik Indonesia nomor 592/6/BS.01/12/2012 melalui Direktur Jenderal Penerangan Fakir Miskin Asep Sasa Purnama, tentang percepatan penyaluran bansos sembako/BPNT periode Januari hingga Maret Tahun 2022.

Seperti diketahui Kelompok Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bantuan diterimakan Januari hingga Maret sejumlah 600 ribu secara tunai, jadi per bulan KPM terhitung menerima sejumlah 200 ribu. Dan wajib untuk membeli kebutuhan sembako disekitarnya.

Ironisnya, yang ada didalam surat edaran tersebut berbunyi BPNT artinya masih berbunyi non tunai, namun faktanya disalurkan melalui kantor pos dalam bentuk tunai.

BACA JUGA :   Kepastian Pembangunan Stand Pujasera Wisata Pemandian Sumber Waras Dipertanyakan LSM Penjara Indonesia

Untuk diketahui sebelumnya, pihak Dinsos sudah bekerja sama dengan pihak agen, namun kini agen sudah tidak dipakai lagi oleh pihak Dinsos padahal pihak E warung / Agen sudah ada kontrak kerja, ironisnya tanpa ada pemberitahuan lebih dulu, pihak agen langsung diputus,” ungkap salah satu agen di Wilayah Kecamatan Bangsal Edy Juwarno.

Menurut Edy, mestinya pihak Pemkab ada komunikasi dengan pihak E Warung/ Agen, tidak langsung diputus begitu saja. ” Secara finansial saya tidak dirugikan namun secara mental iya,” terang Edy.

Dari pantauan dilapangan ternyata masih ada beberapa KPM yang dikondisikan atau diarahkan untuk membeli beras jenis 64 dengan merk Bunga, dari infomasi yang berkembang ada oknum yang memberi petunjuk untuk membeli beras merk tersebut.

BACA JUGA :   Berdalih Ngecor, Pungutan SMAN 1 Ngoro resahkan Walimurid

Namun hal ini ditepis oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto, Try Raharjo Murdianto SSTP, Ia mengatakan terkait mengarahkan dan intervensi tentang pembelian sembako sudah ditindaklanjuti.

” Sebelumnya ada beberapa pengaduan baik secara lisan maupun secara tulis, akhirnya pihak Dinsos bersama inspektorat gerak cepat agar persoalan tersebut tidak berkelanjutan,” jelasnya.

Soal kerjasama dengan E warung/ Agen pihak kami bukan memutuskan secara sepihak, mengingat anggaran ini dari pusat dan juga merupakan program pemerintah pusat, kami tetap berpedoman dengan surat dari Kemensos.

” Untuk bulan Januari hingga Maret 2022, memang disalurkan melalui agen Kantor pos, namun untuk bulan selanjutnya kami belum tahu, masih melalui kantor pos atau dikembalikan ke E warung / Toko agen,” pungkasnya.(wo)

Share :

Baca Juga

Investigasi

Polisi Ringkus Dua Bandar Narkoba

Investigasi

Potret Mbah Kamah, Warga Miskin Yang Tak Dapat Bantuan Dari Pemerintah

Investigasi

Sejumlah Proyek Di-Kota Mojokerto Terancam Tidak Rampung, Disorot Dewan

Investigasi

Mengantisipasi Curang, Disperindag Terra SPBU

Investigasi

Dinas PUTR Lumajang bidang SDA Menangapi Temuan Media di Lapangan

Investigasi

Pasca Bupati Ditangkap KPK, Forkim Demo Kantor Dewan

Investigasi

Berdalih Ngecor, Pungutan SMAN 1 Ngoro resahkan Walimurid

Investigasi

Tunggakan Klaim Nasabah AJB Bumi Putera Mojokerto 22 M, Kacab: Mohon Bersabar Pasti Terbayar