Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 5 April 2022 - 04:51 WIB

Dewan Sorot Retribusi RPH di Kabupaten Pasuruan

 

Pasuruan, Sekilasmedia.com – Buntut dari belum adanya kenaikan target PAD dari retribusi Rumah Potong Hewan (RPH) Pemkab Pasuruan jadi sorotan dewan. terbukti, target RPH yang ada tahun ini disamakan dengan tahun 2021. Kamis (10/03/2022)

Adapun Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Pasuruan, Diana Lukita Rahayu menyampaikan, target PAD dari retribusi RPH tahun 2022 memang disamakan dengan sebelumnya. Besarannya, Rp 160 juta.

Tentu saja penetapan target itu bukannya tanpa alasan. Salah satunya dipengaruhi pengetatan dalam penyembelihan hewan.

“Kami tidak mau ada sapi bermasalah yang disembelih. Misalnya bunting. Pengetatan memang kami lakukan. Makanya, ini juga mempengaruhi target RPH tersebut,” ujarnya.

Dengan target sebesar Rp 160 juta setahun, itu direncanakan akan diperoleh dari 10 RPH yang ada di Kabupaten Pasuruan. Selain RPH Nguling, ada RPH Gondangwetan, Tutur, Purwosari, Sukorejo, Prigen, Gempol, Bangil, Pasrepan, juga RPH Wonorejo.

Itu artinya, rata-rata tiap RPH harus menyetor retribusi Rp 16 juta saja setahun. Meski tampak ringan, hal itu menurut Diana tak mudah. Sebab, tidak sedikit masyarakat yang masih memilih untuk menyembelih mandiri.

Padahal, menyembelih di RPH bisa lebih praktis. Serta, dijamin keseterilannya dari penyakit. Dagingnya pun lebih higienis dan layak konsumsi.

Di sisi lain, stagnannya target PAD dari retribusi RPH, menjadi sorotan legislatif. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan Fauzi mengungkapkan, PAD dari retribusi RPH harusnya bisa digenjot. Peningkatan pelayanan perlu dimaksimalkan. Sehingga target PAD bisa terdongkrak.

“Kami mendorong agar Pemkab Pasuruan bisa memaksimalkan PAD dari retribusi RPH,” sambungnya.

Dalam merealisasikannya, peningkatan pelayanan harus bisa dimaksimalkan. Sehingga, mendorong minat masyarakat dalam penyembelihan hewan ke RPH.

Misalnya saja dengan fasilitas pengangkutan ternak ataupun fasilitas yang lain. Yang intinya, bisa memudahkan masyarakat pemilik ternak.

“Regulasi untuk mengajak warga dan masyarakat serta pelaku usaha peternakan untuk mau memotongkan hewan ke RPH perlu dilakukan,” tutupnya.(hn/iL)

Share :

Baca Juga

Bromo Travel Mart di Probolinggo, Bakal di Serbu Pelaku Wisata Nusantara

Daerah

Bromo Travel Mart di Probolinggo, Bakal di Serbu Pelaku Wisata Nusantara

Daerah

konferensi pers Polres Probolinggo Kota Lakukan 51.997 Dakgar Dalam Gelaran Ops Patuh Semeru 2023

Daerah

Bupati Probolinggo Berikan Motivasi Kepada Ratusan Patriot Desa EMAS

Daerah

Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Timur Kunjungi UMKM Batik di Jombang

Daerah

Cek Penanganan Covid-19 Klaten, Ganjar Apresiasi Bupati Antisipasi Lonjakan Kasus

Daerah

Kapolres Gresik Hadiri Peresmian Puskesmas Pembantu Desa Randuagung
Bupati Barito Utara Nadalsyah Hadiri Tabligh Akbar Guru Udin

Daerah

Bupati Barito Utara Nadalsyah Hadiri Tabligh Akbar Guru Udin

Daerah

Paska pemutihan Mobil Samling Tetap Jadi Pilihan wajib Pajak