Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Senin, 25 April 2022 - 05:54 WIB

Kelana Aprilianto Ketua PKN) Jatim, Yang Satu Tim KH Asep Saefuddin Chalim Saat Pilgub Jatim 2018

 

Surabaya,sekilasmedia.com- Kelana Aprilianto yang kini dipercaya menjadi Ketua Partai Kebangkitan Nusantara Jawa Timur (PKN Jatim) dikenal bersama-sama dengan Prof Dr KH Asep Saefuddin Chalim (ketua Umum PERGUNU pusat / Ponpes Amanatul Ummah, red.), sukses menjadi tim untuk memenangkan Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub Jatim) Juni 2018, sekitar empat tahun lalu.

Saat Pilgub Jatim 2018 ketika itu KH Asep Saefuddin Chalim dikenal sebagai tokoh nasional penggerak kiai – kiai pendukung Khofifah – Emil Dardak, sedangkan Kelana Aprilianto menggunakan bendera sebagai Ketua Hanura Jatim ikut mengusung Khofifah – Emil dan secara gerak ‘non-partai’ dengan bendera SAHABAT KELANA.

Dan, Kelana Aprilianto sebagai pengusung Khofifah – Emil, bersama-sama dengan parpol lain pun sukses dalam Pilgub Jatim 2018. Meskipun secara partai, dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 Partai Hanura kurang beruntung karena efek masih kuatnya ‘perselisihan’ dan ‘perkelahian’ antara Oesman Sapta Odang sebagai Ketua Umum DPP Hanura versus Wiranto sebagai pendiri Hanura yang sudah tidak sepaham dengan Oesman, bahkan konon Wiranto tidak menghendaki Hanura untuk mendapatkan kursi legislatif.

Namun Kelana Aprilianto ibaratnya dikenal memiliki kekuatan perjuangan, pengorbanan, dan doa seperti lagu Rhoma Irama sebagaimana juga ada pada KH Asep Saefuddin Chalim. Salah satu bagian kolaborasi alamiah saat Pilgub Jatim 2018. Mungkin ke depan penting bersinergi lagi, lebih-lebih masih sama dalam ‘koridor’ Khofifah Indar Parawansa. Bisa sinergi seluruh Jawa Timur, juga dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 yang akan dilaksanakan tanggal 14 Februari 2024, hingga Pilbup Mojokerto 17 November 2024 dimana Gus Barra putra Kyai Asep akan maju sebagai Calon Bupati Mojokerto 2024 – 2029.

I Gede Pasek Suardika sebagai Ketua Umum PKN yang menargetkan seluruh infrastruktur partai bisa terwujud dalam waktu dua bulan, baik struktur di tingkat provinsi, kabupaten/kota, sampai kecamatan, dirasa pas dengan mempercayakan kepada Kelana Aprilianto sebagai Ketua PKN Jatim. Figur kelana yang dikenal peduli perjuangan, pengorbanan, dia, serta kedermawanan.

Apalagi jika mengingat Komisi Pemilihan Umum (KPU) berencana membuka pendaftaran partai politik calon peserta Pemilu 2024 pada 1-7 Agustus 2022. Dalam penjelasannya, I Gede Pasek Suardika menargetkan ketika memasuki pendaftaran maka pembentukan pengurus telah selesai. Hal tersebut sekaligus menjadi salah satu dari 3 etape yang harus dipenuhi untuk lolos verifikasi KPU.

Tiga etape tersebut terdiri dari ETAPE PERTAMA yaitu mengantongi SK Kemenkumham yang sudah didapatkan oleh PKN. Sedangjan dua etape berikutnya adalah verifikasi KPU (ETAPE KEDUA), labtas perekrutan anggota melalui pengumpulan Kartu Tanda Anggota (KTA) sebagai ETAPE KETIGA.

Sehingga I Gede Pasek Suardika dengan PKN-nya pun akan menyelesaikan tahapan sesuai etape.

Dengan target akhir bulan April 2022 ini sudah memenuhi seluruh persyaratan. Lalu untuk dua bulan setelahnya, untuk penyempurnaan. Dengan begitu pada saat dibuka pendaftaran oleh KPU pada bulan Agustus 2022, tinggal mendaftar.

I Gede Pasek Suardika mantap menyampaikan, partai PKN yang berlambang burung Garuda berbulu merah yang didirikan pada 28 Oktober 2021 tersebut punya potensi besar. Salah satunya kelihatan dengan gerak cepat seluruh jajaran pengurus, hingga para pengurus partai di daerah untuk melakukan persiapan.

Bahkan disebut, meskipun baru berdiri 28 Otober 2021 dan baru 4 bulan kerja, namun telah menyelesaikannya dengan cepat. Padahal terdapat cukup banyak parpol lain yang meskipun sudah 2 tahun namub belum selesai. Bahkan ada kader-kader yang justru masuk bergabung PKN.

Target PKN tidaklah hanya sekadar menjadi peserta pemilu 2024. Untuk itu pimpinan PKN telah memetakan sejumlah target konstituen. Dengan bernafas nasional, PKN akan menyasar semua kalangan.

“Ada seniman, sastrawan, keluarga kraton, tokoh agama, masyarakat hukum adat, semua bisa bergabung. Termasuk, jaringan potensi lain yang bila dikumpulkan, kami yakin lebih cepat,” ungkap I Gede Pasek Suardika, seraya juga menyebut peluang menarik kader parpol lain, misal halnya kader Partai Demokrat hingga Partai Hanura.

Pilihan menjadikan Kelana Aprilianto menjadi Ketua PKN Jatim pun merupakan langkah yang telah dipikirkan secara matang, termasuk jejaring Kelana Aprilianto yang dikenal sebagai tokoh yang memiliki jaringan luas. Sebagaimana diketahui, Kelana Aprilianto bukanlah orang baru dalam peta perpolitikan Jatim. Kelana sebelumnya adalah Ketua Partai Hanura (Hati Nurani Rakyat) Jatim. Pada pilkada serentak tahun 2020 yang lalu, Kelana Aprilianto juga sempat menjadi kader PDI Perjuangan ketika maju menjadi Calon Bupati Sidoarjo dalam Pilkada Desember 2020.

Sebelum menjadi bagian figur utama PKN yang didirikan 28 Oktober 2021, dua tokoh nasional I Gede Pasek Suardika dan Kelana Aprilianto merupakan bagian dari tokoh-tokoh di Partai Hanura. I Gede Pasek Suardika ketika itu adalah Sekretaris Jendral DPP Hanura pusat, sedangkan Kelana Aprilianto adalah menjadi Ketua DPWHanura Jatim.

Tak mengherankan, dengan adanya tantangan dari Gede Pasek, lantas Kelana Aprilianto pun bergerak cepat.

Fokusnya sebagaimana disampaikan Kelana Aprilianto adalah memenuhi seluruh persyaratan agar bisa memenuhi persyaratan KPU dan lolos verifikasi. “Seratus persen Jatim sudah bisa dipenuhi,” tandasnya.

Meskipun Kelana tidaklah memungkiri bahwa waktu 2,5 bulan adalah tantangan bagi dirinya. Namun dengan jarak waktu tersebut, Kelana menargetkan mampu menyusun struktur di 38 kabupaten / kota se-Jatim serta 75 persen dari jumlah kecamatan yang ada.

Yang mengejutkan saat Kelana Aprilianto menyampaikan, hingga saat ini diantara 38 kabupaten/kota se-Jatim tersebut, yang belum hanyalah dua (2) daerah. Sementara untuk tingkat kecamatan, sudah terbentuk di sekitar 199 kecamatan. “Sekitar 199 kecamatan itu sekitar 30 persen dari total jumlah kecamatan,” jelas Kelana Aprilianto yang dikenal sebagain pengusaha besar dalam sejumlah bidang termasuk paternakan dan hotel.

Kelana Aprilianto pun optikis, hingga akhir Juli 2022 akan dapat memenuhi target sehingga untuk Jatim juga sudah bisa menopang pimpinan pusat untuk pendaftaran di KPU pada awal Agustus 2022. “Sambutan masyarakat di daerah-daerah juga luar biasa,” tandas Kelana Aprilianto.

Jika seluruh target (verifikasi, red.) selesai, maka langkah berikutnya adalah menargetkan raihan suara dalam Pemilu 2024 yang dihelat pada 14 Februari 2024. Dengan kata lain tahapan persiapan pendaftaran diselesaikan terlebih dahulu, sebelum membicarakan soal target suara.

“Kami yakin akhir Juli (2022, red.) bisa memenuhi target. Sambutan masyarakat di daerah juga luar biasa,” ungkap Kelana Aprilianto.

Jika seluruh target telah selesai, maka berikutnya adalah menargetkan suara di pemilu. “Kami selesaikan dahulu tahapan di persiapan pendaftaran. Kami belum akan membicarakan hal lain,” tandas Kelana Aprilianto. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 (Siswahyu).

Share :

Baca Juga

Daerah

Bupati Rijanto Salurkan Alat Mesin Pertanian Dan Bibit Tanaman

Daerah

Terus Bertambah, Jumlah Kasus Covid-19 di Kabupaten Mojokerto menJadi 116

Daerah

APBD Perubahan 2020 Kabupaten Trenggalek Segera di Sahkan

Daerah

Lantik ASN di Lingkungan Pemkot Probolinggo, Nurkholis Perintahkan Hal Terpenting

Daerah

Pererat Tali Silaturahmi Di Bulan Ramadhan, Kapolres Pasuruan Anjangsana Ke PP Polri Dan Warakawuri

Daerah

Peringati Hari Jadinya Ke 73,  Puluhan Polwan Gresik Donor Darah
Dispendik Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek Kompetensi Guru PAUD

Daerah

Dispendik Kabupaten Probolinggo Gelar Bimtek Kompetensi Guru PAUD

Daerah

Bupati Ikfina Gelar Salat Idul Fitri 2024 Bersama Warga – Serahkan Dana Hibah Pengembangan Masjid Rahmat Jatirejo