Siswahyu Kurniawan & Dr KH Abdul Rokhim Respek Erick Thohir Minta Bank BSI Peduli Ponpes-Ponpes – SEKILAS MEDIA

Siswahyu Kurniawan & Dr KH Abdul Rokhim Respek Erick Thohir Minta Bank BSI Peduli Ponpes-Ponpes

Siswahyu Kurniawan & Dr KH Abdul Rokhim Respek Erick Thohir Minta Bank BSI Peduli Ponpes-Ponpes

MOJOKERTO,Sekilasmedia.com-. Dr KH Abdul Rokhim SH MH dan Siswahyu Kurniawan apresiasi serta respek atas sikap terhadap Bank Syariah Indonesia (BSI) dimana diminta masuk peduli ke ponpes-ponpes oleh Menteri BUMN H. Erick Thohir BA MBA yang juga baru saja terpilih jadi pimpinan panitia Peringatan Satu (1) Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang untuk Harlah ke-100 tahun Hijriyah-nya (H) tersebut jatuh pada tanggal 16 Rajab 1444 H (bertepatan dengan 7 Februari 2023 / tahun depan).

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir tersebut dan putri Presiden keempat RI Abdurahman Wahid (Gus Dur), Zanuba Arifah Hafsoh (Yenny Wahid), dipilih oleh PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama) menjadi pemimpin pelaksanaan peringatan satu abad NU, ormas Islam terbesar di Indonesia bahkan terbesar di dunia.

Sementara, Dr KH Abdul Rokhim SH MH pengasuh Pondok Pesantren / Ponpes Sabilul Muttaqin (di Kalipuro Kecamatan Pungging, Mojokerto, Jawa Timur) memberi apresiasi khusus atas kepedulian Erick Thohir selaku Menteri BUMN yang meminta agar Bank Syariah Indonesia masuk ke ponpes-ponpes, juga Erick Thohir ingin agar turut melahirkan santri-santri yang enterpreneur, agar dunia Islam tidak lagi di-nomor-dua-kan. Apalagi Bank Syariah Indonesia yang memiliki aset Rp.360 Triliuan (bank terbesar ke-7 di Indonesia) merupakan hasil ‘peleburan’ dari tiga bank BUMN yaitu Bank BRI Syariah, Bank Mandiri Syariah, dan Bank BNI Syariah.

Selama ini, menurut Erick Thohir, dunia Islam banyak dan sering kali di-nomor-dua-kan dalam berbagai hal termasuk soal pendidikan dan ekonomi. Hal tersebut disampaikan oleh Erick Thohir saat meresmikan Gedung Serbaguna Ponpes Nurul Islam / Nuris 2 (pimpinan Dr KH Ahmad Siddiq SE MM yang kelahiran Kedali, Pucuk, Lamongan 1 Juli 1973, red.) di Tunggal Pager, Kecamatan Pungging, Mojokerto, Jumat malam kemarin (17/06/2022).

“Benar ataukah tidak bahwa dunia Islam sering kali di-nomor-dua-kan?” teriak tanya Erick Thohir di hadapan para santri dan hadirin di Gedung Serbaguna Ponpes Nuris 2, dimana ponpes asuhan Dr KH Ahmad Siddiq SE MM yang berdiri pada tanggal 24 Februari 2010 tersebut memiliki ribuan santri, seperti halnya ponpes Sabilul Muttaqin asuhan Dr KH Abdul Rokhim SH MH yang memiliki ribuan santri dan ribuan alumni dari jenjang pendidikan terendah (PAUD / TK dan sejenisnya, red.) hingga MA / SMK Favorit dan Perguruan Tinggi STAI Sabilul Muttaqin yang berdiri sekitar 24 tahun lalu (akan memperingati Harlah ke-24 dan Maulid Nabi nanti pada 16 Oktober 2022, dan wisuda STAI Sabilul Muttaqin pada Agustus 2022).

LIHAT JUGA :   MMB Jatim Deklarasikan, Untuk Jokowi Amin Ma'ruf

Terhadap kepedulian Erick Thohir agar Bank Syariah Indonesia peduli ponpes-ponpes tidak hanya mengundang perhatian dari KH Abdul Rokhim (Kyai Rokhim) agar Bank Syariah Indonesia (BSI) bergerak cepat seiring kepedulian Erick Thohir, lebih-lebih terhadap ponpes-ponpes yang kecil menengah. “Ponpes-ponpes UMKM perlu dapat perhatian lebih,” ungkap Kyai Rokhim.

Hal kurang lebih sama disampaikan sejumlah pihak ponpes UMKM yang enggan disebut namanya, juga diungkapkan Siswahyu Kurniawan penulis buku Bung Karno Dan Pak Harto, yang juga penulis buku biografi Asmuni – Srimulat, serta buku biografi Mardjito GA (almarhum) anggota DPD RI yang juga Komisaris Bank Bukopin ketika itu.

Menurut Siswahyu Kurniawan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berkantor pusat di Gedung The Tower Jalan Gatot Subroto 27 Jakarta Selatan (021 – 30405999) perlu lebih memperhatikan ‘para’ ponpes ‘UMKM’ yang secara nasional jumlahnya jauh lebih banyak (juga total gabungan jumlah santrinya secara nasional jauh lebih banyak, red.) dibandingkan ponpes-ponpes yang ‘merasa’ raksasa. Tiap Ponpes UMKM, mungkin jumlah santrinya sekitar lima ribu (5.000) kurang sedangkan tiap ponpes raksasa jumlah santrinya sekitar 10 ribu lebih.

Menurut Siswahyu Kurniawan ‘para’ ponpes UMKM juga perlu lebih menyatukan diri dengan memperhatikan kepedulian Erick Thohir untuk membangkitkan ekonomi Islami diantaranya melalui ponpes-ponpes.

“Intinya para ponpes UMKM perlu lebih menyatu untuk bisa lebih menangkap peluang-peluang dari Erick Thohir,” ungkap Siswahyu Kurniawan yang kebetulan putrinya (Khansadinah Nahdah Wahyuda kelahiran 23 Januari 2001 / tanggal lahir 23 Januari sama dengan Megawati Sukarno Putri, red.) masuk ikatan dinas Transportasi Darat dibawah Menteri Perhubungan yang juga membawahi cukup banyak BUMN besar yang CSR-nya juga besar.

Untuk itu menurut Siswahyu Kurniawan, hal lain yang perlu dilakukan atas kepedulian Erick Thohir agar Bank Syariah Indonesia ke ponpes-ponpes, dirasa perlu Erick Thohir membentuk tim khusus formal ataupun mungkin informal untuk mengawal hal tersebut agar lebih cepat dan lebih banyak terwujud. “Selama ini oleh pihak lain juga banyak terobosan bagus, akan tetapi tidak diimbangi dengan tim yang bagus untuk mengawal,” jelas Siswahyu Kurniawan yang juga pernah mendapat ke Singapura dan beasiswa ke Filipina, Asian Social Institute (ASI).

LIHAT JUGA :   HUT Brimob Ke-76, Kapolri Jenguk Anggota yang Tertembak saat Jalankan Tugas

Tim yang mengawal tersebut sesuai semangat Erick Thohir agat Islam tidak di-nomor-dua-kan, dan jangan menjadi buih akan tetapi harus menjadi ombak.

“Kita jangan menjadi buih, tapi kita harus menjadi ombak,” ungkap Erick Thohir yang pada akhir tahun 2021 kemarin resmi menjadi anggota kehormatan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) setelah mengikuti Diklatsar.

Sebagai catatan, dalam kunjungan ke Ponpes Nuris 2 pada hari Jumat malam kemarin (17/06/2022), Erick Thohir meresmikan Gedung Serbaguna dan melakukan peletakan batu pertama pembangunan MTs trensciene yang memadukan Al Quran sebagai pondasi Ilmu Pengetahuan. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 (Sis).

SEKILAS MEDIA