Selamat Hari Raya Idul Fitri .

Home / Daerah

Senin, 25 Juli 2022 - 04:58 WIB

Usai Gelar Sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Musafak Nur Wacanakan Maju Caleg DPR RI

Gresik, Sekilasmedia.com – Kehadiran KH. Musafak Nur anggota DPRD propinsi Jawa Timur Fraksi PPP sekaligus Wakil Ketua DPP PPP di Kantor DPC PPP Gresik jalan raya Dahanrejo Kebomas kali ini, adalah mengadakan kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dengan tema peranan pondok pesantren dalam membangun dan memberdayakan ekonomi ummat.

Selain itu juga dihadiri Ketua DPC PPP Gresik H. Khoirul Huda, Wakil DPC Ali Murtadlo, Sekretaris DPC Ali Mahmudi dan kader PPP Gresik serta banom.

KH. Musafak Nur kepada awak media seusai acara wawasan kebangsaan mengatakan kesiapan menjelang pemilu 2024, saat ini di DPP PPP sedang melakukan pendataan dan pemetaan caleg (long list) di masing-masing dapil baik propinsi maupun pusat, seperti saya untuk dapil Gresik-Lamongan.

” Target perolehan kursi dari DPP untuk DPR RI Jatim minimal 9 kursi dan target DPW PPP Jatim sebanyak 14 kursi untuk DPRD Jatim,” sebutnya pada Minggu (24/7/2022).

Sementara di singgung terkait target yang dicanangkan DPC PPP Gresik sebanyak 8 kursi untuk DPRD Gresik pada pemilu 2024 mendatang, Musafak Nur menilai melihat situasi dan kondisi di Gresik maka target 8 kursi sangat ideal. Dengan strategi dan struktur partai yang kuat, ada kerjasama dan caleg kuat atau potensial.

Pada kesempatan ini, Musafak Nur juga menyampaikan ke awak media terkait wacana dirinya akan maju menjadi caleg DPR RI dari dapil Gresik-Lamongan pada pemilu 2024 mendatang.

” Karena di propinsi sudah 3 sampai 4 periode maka selayaknya harus naik menjadi caleg DPR RI. Berdasarkan hitungan kalkulasi politik, kalau PPP RI dari dapil Madura berat untuk mendapatkan 2 kursi. Maka wacana kemudian diputuskan maju melalui dapil Gresik-Lamongan,” terangnya.

Untuk target raupan suara di Dapil Gresik-Lamongan, kembali politikus kawakan PPP ini menyebutkan dari kalangan santri karena di Gresik dan Lamongan banyak ponpes dan kaum milenial.

Pada kesempatan terpisah, Ketua DPC PPP Kabupaten Gresik H. Khoirul Huda mengatakan bahwa KH. Musafak Nur merupakan anggota DPRD propinsi Jatim, yang melaksanakan kegiatan wawasan kebangsaan bersama dengan kader-kader PPP serta pengurus mulai tingkat DPC, PAC dan Banom-Banom.

” Karena hari ini membahas tentang pesantren, harapan kita, teman-teman betul-betul memahami tentang bagaimana pesantren, dengan adanya undang-undang pesantren itu,” ujarnya.

Karena PPP merupakan partai berasaskan Islam, menyikapi peristiwa yang terjadi dan berkembang di masyarakat terkait pesantren yang hari ini dikonotasikan dengan beberapa kasus.

Melihat masalah tersebut, Ketua DPC PPP Gresik menjelaskan bahwa itu hanya oknum dan bukan bagian dari apa yang terjadi di pesantren. Ini prinsipnya. Supaya sama-sama memahami tentang nanti terkait kewenangan dan hak apapun yang dimiliki pesantren sesuai undang-undang pesantren yang ada.

Sementara itu, kesiapan DPC PPP Gresik menghadapi konstelasi politik di pemilu 2024 mendatang ternyata mendapat perhatian dari Musafak Nur yang menargetkan 8 kursi.

” Apa yang menjadi harapan beliau selaku Wakil Ketua DPP PPP akan betul-betul menjadi perhatian DPC terkait penyiapan struktur partai sampai pencalegkan yang ada. Dan target Kami pada pemilu 2024 mendatang tiap dapil 1 kursi,” ringkasnya. (rud)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kota Basis NU Diserang Oknum Tidak Dikenal, Apa Sebenarnya Motif Dibalik Ini??

Daerah

Musrenbang Kota Mojokerto 2021, Percepatan Pembangunan Menuju Daerah Pariwisata

Daerah

Satu Pasien Positif Corona di Kabupaten Probolinggo Sembuh

Daerah

Polda Bali Luncurkan Aplikasi Siyande Untuk Cegah Kejahatan Online

Daerah

Polisi RW Bersama Warga Bantu Evakuasi Truk Yang Terperosok di Selokan

Daerah

BLISPI Jatim Dukungan Eddy Wahyono, Pimpinan Haris Thofly – Agus Niza Dilantik Ayah Angkat Eggy Maulana Vikri Di Kapal Garden
Bupati Hadiri Pertemuan Rutin Camat, Ini Pesan Beliau

Daerah

Bupati Hadiri Pertemuan Rutin Camat, Ini Pesan Beliau

Daerah

Kapolres Lamongan dan Forkopimda Gelar Kunjungan ke TPS Jelang Pemilu 2024