Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Senin, 5 Desember 2022 - 17:47 WIB

Plosowahyu Kembangkan Wisata Edukasi Ternak Kambing Perah Unggul

lamongan, Sekilasmedia.com – Menjadi satu di antara lima Desa Berdaya Binaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur di Kabupaten Lamongan, Desa Plosowahyu mengembangkan potensi desa melalui KM 48.8 Wisata Edukasi Peternakan Kambing Perah Unggul yang dilaunching pada Minggu (4/12/2022), oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Jawa Timur, dan Dinas PMD Lamongan.

Dengan adanya dukungan program yang dilakukan oleh desa, serta sinergitas pemerintah daerah dan pemprov jatim, diharapkan dapat menjadi kebangkitan ekonomi di desa.

“Melalu dukungan dorongan program yang dilakukan desa itu sendiri, maupun sinergitas Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Pemerintahan Provinsi. Terus dirawat wisata yang dipunyai ini, sehingga nanti bisa menjadi kebangkitan ekonomi yang ada di desa-desa,” tutur Pak Yes sapan akrab Bupati Lamongan

Di atas tanah 600 hingga 800m2, saat ini Pemdes Plosowahyu sedang mengembangkan ternak kambing perah sebanyak 40 kambing dari 7 jenis kambing perah, mulai dari jenis kambing sapera, anglo nubian, nubian, british alpine, saanen, dan jawa randu, etawa senduro, serta etawa kaligesing.

Diungkapkan Kepala Desa Plosowahyu Agus Susanto, Pemdes Plosowahyu bersama BUMDes untuk melaunching wisata edukasi 48.8 kambing perah unggul, merupakan sebuah perjuangan yang tidak mudah. Mereka harus merintis dengan sabar hingga 3 tahun.

“Menuju launching ini kami sabar menunggu selama 3 tahun, apalagi ditengah pandemi covid-19, tapi ditahun 2021-2022 melalui sektor ketahanan pangan Desa Plosowahyu mulai menyisihkan dana desa seratusan juta per tahun mulai membangun pembangunan desa,” katanya.

Adanya KM 48.8 ini diproyeksikan pendapatan dana desa dapat meningkat menjadi 9 juta per tahun.

“Selama puluhan tahun pendapatan desa ini hanya ratusan ribu dalam setahun, mulai tahun depan akan diproyeksikan minimal 9 juta per tahun. Jika ekstensi kandang terus dikerjakan sampai 100% selesai, maka dapat meningkat sampai dua kali lipat,” imbuhnya.

Diharapkan, dilaunchingnnya wisata edukasi 48.8 Desa Plosowahyu dapat menjadi icon kambing perah di Kabupaten Lamongan.

“Kami berharap dapat memperkenalkan dan membentuk branding icon Desa Plosowahyu ke masyarakat umum sebagai sentra kambing, jadi nanti biar kalau mau mencari kambing di Lamongan ya tujuannya ke sini, kalau cari kambing untuk korban ya disini, insyaAllah nanti kita akan sediakan kita akan sharing n’ matching untuk kambing korban di sini,” ucapnya.

Selain itu, sebagai bentuk pengembangan wisata edukasi KM 48.8 Kambing Perah Unggul Desa Plosowahyu, kedepan Pemkab Lamongan akan berupaya mengembangkan kawasan pakan serta memfasilitasi chopper untuk memudahkan penyediaan pakan ternak. (rud)

Share :

Baca Juga

Daerah

Rudi Hartono pegang pucuk pimpinan di Kejaksaan Negeri Mojokerto.

Daerah

HUT Bhayangkara ke-75, Jumat Berkah Polresta Mojokerto Baksos Ke Tempat Ibadah dan Berbagi Sembako

Daerah

Kemensos RI Serahkan Santunan Kepada Keluarga Praka Marinir (ANM) Dwi Miftachul Achyar, Korban Serangan KKB

Daerah

Sonny Basoeki Rahardjo, Masduki, Santoso Bekti Wibowo Layak Maju Pilkada Kota Mojokerto 2024

Daerah

Tingkatkan Pelayanan Publik, John Hardi Sekda Asahan Lakukan Monitoring di Puskesmas dan OPD

Daerah

BUPATI: PANTAU PEMBANGUNAN JALAN KHUSUS

Daerah

Paripurna DPRD Kabupaten Mojokerto, Gelar Nota Penjelasan Bupati Atas KUPA dan PPASP 2020

Daerah

Kuatkan Literasi dan Numerisasi bagi Guru SMP Negeri/ Swasta Tahun 2024