Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 31 Januari 2023 - 11:47 WIB

KH Mas Sulthon: Selamat Harlah Satu Abad NU, Pendiri NU Adalah Mujaddid Islam Dunia

MADIUlN,Sekilasmedia.com- Jelang satu abad Nahdlatul Ulama (NU), dikonfirmasi media, KH Mas Sulthon (Kyai Sulthon / Gus Ton) salah satu tokoh Jawa Timur, mengapresiasi PBNU yang dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Seratus Tahun atau Satu Abad (1344 H – 1444 H) NU dengan mengambil tema: Mendigdayakan Nahdlatul Ulama, Menjemput Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru. Tema yang diputuskan oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (pusat) itu dilatarbelakangi oleh hadist Rasulullah Nabi Agung Sayyidina Muhammad SAW : Sesungguhnya Allah akan menurunkan setiap permulaan 100 tahun seseorang kepada Ummat yang akan (Tajdid) mengembalikan kegemilangan Agama mereka (Hadist diriwayatkan Imam Abu Daud, Imam Hakim di dalam Al Mustadrok dan Imam Al Baihaqi di dalam Al Ma’rifah ).

Berbagai kegiatan di berbagai daerah di seluruh Indonesia, juga pada Cabang NU di berbagai negara di dunia ini, pun sedang terus berlangsung dalam rangka memeriahkan Harlah Satu Abad NU.

Mujaddid adalah orang yang membawa pembaruan atau seorang pembaru. “Mujaddid sehubungan dengan hadis Rasulullah Nabi Agung Sayyidina Muhammad SAW adalah muncul setiap permulaan seratus tahun atau satu abad,” ungkap Gus Ton pengasuh Pondok Pesantren Al Hikmah Sejati Sunan Kalijogo Desa Dagangan Kecamatan Dagangan Kabupaten Madiun, yang dikenal peduli umat dan sering menyantuni ribuan yatim ini.

Mujaddid bisa merupakan Ulama, Cendikiawan, namun yang jelas mereka berpengaruh besar dalam menegakkan agama Islam di zamannya. Mujaddid memiliki tugas untuk memperbaiki, membangkitkan dan membersihkan Islam untuk kembali ke Al Qur’an dan Al Hadist

Adanya para Mujaddid, pembaru Islam yang diantaranya terdokumentasi, menurut Gus Ton penting pula untuk NU, lebih-lebih dalam Harlah Satu Abad NU dan setelahnya. KH Mas Sulthon yang tak lupa memberikan ucapan Selamat Harlah Satu Abad NU itupun seraya menyebut bahwa paketan (satu paket) para pendiri NU merupakan Mujaddid, pembaru Islam. Dengan menjadi pendiri NU sekaligus berjasa besar untuk Kebangkitan Islam, mempersatukan umat Islam dalam jumlah yang luar biasa besar, hingga NU menjadi organisasi Islam terbesar di dunia.

Allahumma Sholli Ala Sayyidina Muhammad Wa Ala Ali Sayyidina Muhammad.
Lahumul Fatikhah untuk para masyayikh, para kyai pendiri NU, Pungkas Gus Ton. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 (Siswahyu).

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemilik Rumah Sakit Ibu Dan Anak (RSIA) Amanah Probolinggo Terkonfirmasi Positif COVID-19

Daerah

Pelaku Judi Online yang Ditangkap Polres Bondowoso Sudah Divonis Hakim

Daerah

Bea Cukai Bersama Forkopimda Kota Probolinggo Musnahkan Satu Juta Batang Rokok Ilegal

Daerah

Tokoh Agama dan Masyarakat Kabupaten Mojokerto Apresiasi Kinerja TNI-Polri Dalam Pengamanan Kerusuan di Jakarta
Pemkot Hibahkan Miniatur Ka’bah Ke Kemenag

Daerah

Pemkot Hibahkan Miniatur Ka’bah Ke Kemenag

Daerah

Kapolres Gresik Dampingi Gubernur Jawa Timur Bagikan Bantuan Kepada Seribu Anak Yatim 

Daerah

Pemdes Jabung Berharap Jembatan Baru Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

Daerah

Baru Menjabat, Kapolda Jatim Irjen Pol M. Fadil Imran Langsung Melakukan Silaturahmi