Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Hukum / Kriminal

Jumat, 25 Agustus 2023 - 08:36 WIB

Polisi Amankan Pemuda Selorejo, Pengedar Obat Terlarang

Tulungagung, sekilasmedia.com- Tim Unit Reskrim Polsek Ngunut, Polres Tulungagung berhasil menangkap seorang diduga pengedar narkotika jenis Pil Double L pada hari Selasa, tanggal 22 Agustus 2023, sekira pukul 21.00 WIB.

 

ADS, laki laki, 23 th, yang beralamat Desa Selorejo, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Tulungagung ditangkap Petugas di teras rumahnya usai bertransaksi Pil Double L.

 

Dari tersangka, Polisi menyita barang bukti berupa, 422 (empat ratus dua puluh dua) butir pil double L yang disimpan dalam dusbook handphone realme C12 warna kuning, 1 (satu) buah Handphone Realme Type C12, warna casing merah kombinasi hitam dan Uang tunai sebesar Rp. 40.000,- (empat puluh ribu rupiah).

 

Kapolsek Ngunut Kompol Rudi Purwanto, S.H melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Mujiatno menyampaikan, pelaku ditangkap di teras rumahnya.

 

“Sebelumnya, anggota sudah mengintai tersangka usai mendapatkan informasi adanya peredaran narkoba, anggota Unit Reskrim Polsek Ngunut menyergapnya dirumah pelaku usai melayani pembeli” ujarnya Kamis (24/08/2023).

 

Dari hasil penggeledahan, ditemukan ratusan butir Pil Double L yang disimpan dalam dusbook handphone. Sehingga, tersangka beserta barang buktinya langsung dibawa pelaku berikut BB dibawa ke Polsek Ngunut selanjutnya dilimpahkan ke Sat Narkoba Polres Tulungagung guna proses lanjut.

 

“Atas perbuatannya tersangka dilakulan penahanan dan dijerat dengan, Pasal 197 Sub. Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU. RI. No. 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan, Jo Pasal 60 ke 10 UU. RI. No. 11 Tahun 2020, tentang Cipta Kerja” tutupnya. (Mis)

Share :

Baca Juga

Hukum

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Narkoba di Saat Pandemi Covid-19

Hukum

TAK TERIMA BANSOS DIPOTONG, ANGGOTA DPRD KARANGASEM MENCAK MENCAK TENGAH SIDANG
Komisi III DPRD Blitar Bertaring Dengan Instruksikan Bongkar Jalan Beton Tidak Sesuai Spek

Hukum

Lantaran Tidak Sesuai SOP, Komisi III DPRD Blitar Instruksikan Bongkar Jalan Beton 30 Meter

Kriminal

DUA DARI LIMA KAWANAN PENCURIAN SEPEDA MOTOR DI CAFEE ENJOY DICIDUK POLISI LAINYA MASIH BURON
Polisi Ringkus Mahasiswi Pembuang Bayi  Denpasar - Tim Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembuang jasad bayi berkelamin laki-laki yang ditemukan warga di dalam kubangan sebuah bangunan gedung mangkrak di Jalan PB Sudirman, Denpasar, pada Jumat (19/7) lalu. Belakangan diketahui, pelaku merupakan ibu kandung sang bayi bernama Simpora Dobe (20) asal NTT, bahkan perempuan yang masih bersetatus mahasiswi semester II di salah satu kampus ternama di seputaran Denpasar ini terancam pidana 15 tahun penjara.  Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Ruddi Setiawan didampingi Kasat Reskrim Kompol I Wayan Arta Ariawan, bersama Wakapolsek Denpasar Selatan, AKP Rusiah dan Kanit Reskrim Iptu Hadi Mastika mengatakan, pengungkapan kasus dan penangkapan tersangka atas kerja keras tim yang menindaklanjuti laporan dengan melakukan penyelidikan dan meminta keterangan dari sejumlah saksi-saksi di TKP.  " Tersangka masih berstatus sebagai mahasiswi disebuah lembaga pendidikan berbasis informatika, " ujar Kombes Ruddi, di Mapolresta Denpasar Kamis (1/8). Lanjut dijelaskan, dari hasil interogasi polisi, tersangka mengaku hamil di luar nikah setelah beberapa kali melakukan hubungan badan dengan kekasihnya berinisial PW, yang hingga saat ini belum diketahui keberadaannya. Kini beban moral harus ditanggung sendiri dan sesal sudah tidak ada guna. Pun juga hari yang tak diharapkan datang tepat pada Jumat sekira pukul 09.30 Wita, tersangka Simpora yang saat itu tengah mengikuti ujian di kampus, tiba-tiba merasa sakit perut, karena tidak tahan ia pun pergi ke kamar mandi. Setiba di kamar mandi perempuan muda asal NTT ini langsung melahirkan yang tak berselang lama dibuat panik campur takut setelah mendapati suara tangisan sang bayi. Untuk menghentikan suara tangisan bayinya, tanpa fikir panjang ia langsung membekap mulut sang bayi sampai tak bergerak. " Tersangka ini tega membunuh darah dagingnya sendiri. Dimana mulut sang bayi dibekap sampai benar-benar tak bersuara dan bergerak, " ungkap Kapolresta. Lebih lanjut Kombes Ruddi memaparkan, setelah memastikan jika sang bayi telah menggal, selanjutnya jasad bayi malang tersebut dicuci untuk menghilangkan bercak darah ditubuhnya. Kemudian bayi yang telah bersih itu dibungkus menggunakan jaket yang saat itu dikenakan tersangka. " Karena tak ingin aksinya diketahui, jasad bayi tak berdosa itu pun langsung dibuang di sebuah kubangan bangunan mangkrak, yang jarak dari kampusnya sekitar 30 meter, " pungkas perwira dengan tiga melati emas dipudak ini. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka bersama barang bukti digelandang ke Mapolresta Denpasar. Tersangka juga dikenakan Pasal 80 ayat (3) UU RI. Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Kriminal

Dua Pelaku Pembuang Bayi Ternyata Mahasiswi di Lembaga Pendidikan Berbasis Informatika

Kriminal

Polisi Berhasil Ungkap Pencurian Battery Tower BTS di Tuban, 3 Residivis Diamankan

Hukum

Refleksi Akhir Tahun Kinerja Kejari Kota Batu 2020, Narkoba Dominasi Angka Kriminalitas

Hukum

Polres Jombang Memulangkan 323 Simpatisan MSAT Yang Ditahan Di Mapolres Jombang