Terverifikasi Faktual Dewan Pers .

Home / Politik

Kamis, 25 Januari 2024 - 17:18 WIB

Tragedi Pembakaran Bendera PDI Perjuangan di Malang Agar Semua Pihak Bisa Menahan Diri

Malang, sekilasmedia.com – Suasana politik di Kabupaten Malang mulai memanas setelah adanya pembakaran bendera PDIP di Ngajum Kabupaten Malang oleh oknum ketua RT yang kemudian beredar di media sosial, hingga dapat mengancam stabilitas keamanan menjelang pemilu.

Bahkan informasinya, Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir juga melayangkan ultimatum kepada aparat penegak hukum terkhusus Polres Malang apabila dalam hitungan 3 kali 24 jam tidak ada penanganan dan tanggapan dari Polres terkait laporan ini maka seluruh kekuatan PDI Perjuangan kabupaten Malang akan turun Jalan menuntut keadilan.

Bahkan perkara pembakaran bendera partai berlambang banteng moncong putih tersebut juga sudah dilaporkan kepada Bawaslu dan sedang diproses di Gakkumdu, serta selanjutnya tim hukum PDI Perjuangan dalam hal ini BBHAR juga membuat pengaduan ke Polres Malang.

Terkait hal ini Koordinator Relawan Pemenangan Ahmad Basarah Malang Raya, Sholeh Kawimintorogo mengapresiasi Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir yang dengan cepat dan sigap melakukan  pelaporan atas kejadian tersebut, bisa diproses secara hukum demi kebenaran dan keadilan.

BACA JUGA :   Ganjar Pranowo di Gor Sidoarjo. KTP Sakti-Internet Gratis untuk Sejahterakan Rakyat!

“Saya pribadi menyampaikan, mari kita bersama-sama tetap menjunjung tinggi asas politik santun. Memang saat ini adalah kampanye terbuka dan saya pribadi mengajak seluruh warga masyarakat Malang untuk menjunjung tinggi asas pemilu damai, dengan pemilu damai maka warga masyarakat Malang Raya senantiasa untuk tetap menjunjung tinggi asas Pemilu damai,” terang Sholeh Kawimintorogo. Kamis (25/01).

Dirinya berharap agar generasi muda lebih memahami dalam pemilu, bukanlah menjadi suatu acara yang harus dari perbedaan prinsip, dari perbedaan hati dan pikiran ataupun sekalipun perbedaan ideologis itu menjadikan suatu perpecahan menjadikan suatu pelajaran untuk kita semua warga masyarakat Malang raya.

“Pemikiran beda hati dan ideologis hal yang wajar karena sejatinya Indonesia ini adalah berasaskan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucapnya.

BACA JUGA :   DPC Gerindra Kab. Blitar Gelar Pendidikan Politik dan Peringati HUT Gerindra ke 16

Selain itu Sholeh Kawimintorogo menghimbau kepada semua simpatisan hendaknya menahan diri untuk tidak emosi dan menghormati proses hukum yang berlaku.

“Masukkan saran petunjuk dan arahan dari Bapak Dr. Ahmad Basarah untuk selalu menjunjung Pemilu damai. Kita hormati hukum untuk melaksanakan pekerjaan dengan sebaik-baiknya agar supaya menjadi pembelajaran kepada seluruh warga masyarakat Malang Raya, juga seluruh masyarakat bangsa Indonesia,” tuasnya.

Dikutip dari Bacamalang.com bahwa bendera PDIP Perjuangan yang berkibar di jalan margonoyo RT 04 RW 01 Desa Ngajum Kecamatan Ngajum kabupaten Malang dibakar oleh ketua RT setempat, Hartono.

Diduga aksi pembakaran bendera itu dilatarbelakangi karena Hartono merasa sakit hati terhadap partai berlambang banteng moncong putih dari informasi yang dihimpun Hartono merupakan simpatisan dari salah satu caleg DPRD kabupaten. (BAS)

Share :

Baca Juga

Politik

Kampanye Akbar di Malang, Ganjar Pranowo Disambut Ribuan Kesenian Bantengan

Politik

DPC PDI Perjuangan Kab. Blitar Gelar Konsolidasi 

Politik

Kades Temon Dianggap Turut Cawe-Cawe, Dua Caleg Partai Demokrat Lapor Ke Bawaslu

Politik

Caleg DPR RI Angela Tanoesoedibjo Ajak Seniman Sidoarjo dan Surabaya Gunakan Hak Pilih

Politik

Akhmad Luthfy Ramadhani Caleg Dapil V Fraksi PKB Kampanye Berjalan Kaki Keliling Desa Gayaman

Politik

Tetap Peduli Dengan Rakyat, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur H. Gatot Supriyadi Gelar Reses II Tahun 2023 di Dawarblandong

Politik

Nasdem Susul PDIP Mendaftarkan Bacaleg ke KPU Kabupaten Mojokerto

Politik

Konsolidasi, RAB Jatim Akan Gerilya Siap Menangkan Prabowo Gibran Di Pilpres 2024