Terverifikasi Faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Senin, 5 Februari 2024 - 16:22 WIB

Ratusan Mahasiswa STAI Nurul Islam Mojokerto Deklarasi Pemilu Damai

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Deklarasi pemilu damai dari elemen mahasiswa STAI Nurul Islam yang diikuti 400 orang berlangsung dengan cukup Khidmat. Deklarasi tersebut dilaksanakan di Gedung serbaguna Pondok Pesantren Nurul Islam di wilayah Pungging Mojokerto, Senin ( 5/2 ).

BACA JUGA :   Atas Partisipasi Dalam Program PTSL, Pemkab Gresik Terima Penghargaan Dari Kanwil BPN Jatim

Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul IsIam Dr. KH. Ahmad Siddiq, S.E., M.M. Sebagai generasi penerus bangsa kita kehendaki supaya pemilu damai bisa berjalan dengan lancar dan kesejukan.

“Sebuah tujuan yang baik harus dilalui dengan selalu ikhtiar sehingga hasilnya dapat kita rasakan sekarang menjadi baik.” Ujar KH. Akhmad Siddiq dalam Deklarasi Damai Tersebut.

BACA JUGA :   Kapolres Blitar dan FKUB Kabupaten Blitar Adakan Silaturahmi untuk Meningkatkan Komunikasi Antar Umat Beragama

Selain melakukan Deklarasi Pemilu Damai, STAI Nurul Islam juga mengundang Polres Mojokerto sebagai Narasumber untuk memberikan Pengarahan terkait Berita Hoax serta Black Campaign.

Share :

Baca Juga

Daerah

Lima Danramil Jajaran Kodim 0815 Mojokerto Bergeser

Daerah

Sambut Hari Bhayangkara Ke-75 Polresta Mojokerto Gelar Vaksin Massal di Canggu

Daerah

Uji Zuriat Guna Meningkatkan Produksi Dan Menjaga Kualitas Serta Ketersediaan Sapi Perah di Kabupaten Pasuruan
Semarak Forkopimda Jawa Timur Gelar Hari Ibu Ke 91 di Kodam V Brawijaya

Daerah

Semarak Forkopimda Jawa Timur Gelar Hari Ibu Ke 91 di Kodam V Brawijaya

Daerah

Terkait Dugaan Korupsi Pajak BPHTB dan PBB, 2 Atasan AFR Di Periksa Jaksa Penyidik Kejari Batu

Daerah

Soal Demo, GP Ansor Kraksaan Minta LSM Jaga Kondusifitas Daerah

Daerah

Penjual Sosis Asal Probolinggo Ini Dapat Umroh Gratis Dari PPP di Hari Kemerdekaan

Daerah

Tak Sampai 1 x 24 Jam, Pelaku Pelecehan Kedaulatan Desa Bedanten Bungah Akhirnya Minta Maaf