Selamat Hari Raya Idul Fitri .

Home / Daerah

Kamis, 7 Maret 2024 - 12:54 WIB

Dr KH Abdul Rokhim SH MH Sebut Penting Taj Yasin Maimoen Maju Pilgub Jateng 2024, Juga Ada Sudaryono DLL

SURABAYA,Sekilasmedia.com-Dr KH Abdul Rokhim SH MH (Kiai / Abah Rokhim) salah satu tokoh senior PPP yang setia puluhan tahun didalam naungan Partai Ka’bah, menilai seharusnya KH Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin, putra KH Maemoen Zubair) yang masih muda yang kelahiran tanggal 2 Juli 1983 yang mantan Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Jawa Tengah untuk berkenan maju menjadi Calon Gubernur (Cagub) Jateng dalam Pemilihan Gubernur (Cagub) / Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar serentak secara nasional beberapa bulan ke depan, pada hari Rabu 27 November 2024.

 

Apalagi Gus Yasin, yang alumni Universitas Ahmad Kaftaro Damaskus – Suriah, merupakan incumbent dan tidak ada incumbent lain yang bisa maju untuk Pilgub Jateng 2024. Ditambah lagi, perolehan suara yang diraih sebagai Calon Anggota DPD RI dalam Pemilu 14 Februari 2024 yang baru lalu menjadi yang tertinggi tidak hanya di Jateng tapi di seluruh Indonesia dengan mencapai sekitar tiga (3) juta suara.

 

“Jadi, momentum yang strategis untuk Gus Yasin sebagai putra salah satu ulama sepuh paling kharismatik KH Maemoen Zubair (Mbah Moen) untuk bisa menjadi Gubernur Jateng ke depan,” ungkap Dr KH Abdul Rokhim SH MH, pria kelahiran tanggal 5 Oktober 1963 yang juga berjejaring dengan keluarga besar Mbah Moen bahkan sering mengundang jaringan keluarga Mbah Moen untuk hadir di pondok pesantrennya termasuk beberapa waktu lalu mengundang KH Rojih Ubab Maimoen / Gus Rojih (anggota DPR RI dari Dapil Jateng 2 yang meliputi Kudus – Jepara – Demak, red.) yang putra sulung KH Abdullah Ubab Maimoen yang juga berarti cucu dari Mbah Moen.

 

“Penting ada putra ulama sepuh yang secara langsung menjadi Gubernur Jateng,” tandas Kiai Rokhim yang juga dosen ‘terbang’ untuk berbagai provinsi di Indonesia, pernah juga Jateng, Kalimantan, Sumatera dan lainnya, yang juga Ketua MPW PPP Jatim dan pengasuh Ponpes Sabilul Muttaqin Kalipuro – Pungging.

 

R. Tri pemerhati masalah sosial mengapresiasi yang disampaikan Kiai Rokhim sebagai yang strategis untuk PPP di Jateng, bahkan untuk nasional Indonesia, untuk lebih menuju penguatan ke depan bahwa Gus Yasin harus maju menjadi Cagub Jateng 2024. Mengenai kendaraan pengusung berupa minimal 24 kursi diantara 120 kursi DPRD Jateng, menurutnya sangat bisa dibicarakan untuk koalisi dengan partai politik (parpol-parpol) yang lain yang memungkinkan jika misal PDIP sebagai parpol pemenang di Jateng itu tidak berkenan pihaknya kebagian Cawagub.

 

KPU RI telah mengeluarkan PKPU yang ditanda-tangani pada 26 Januari 2024, dengan tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak dimulai 5 Mei 2024, dengan tahapan pemenuhan persyaratan dukungan pasangan calon perseorangan (independen).

 

Sedangkan pengumuman pendaftaran pasangan Calon Kepala Daerah (Cakada) pada tanggal 24 Agustus sampai 26 Agustus 2024. Kemudian untuk Pendaftaran pasangan Cakada pada tanggal 27 – 29 Agustus 2024, dimana yang setelah dilakukan penelitian akan ditetapkan pada 22 September 2024. Disusul Tahapan kampanye 25 September hingga 23 November 2024, sesuai yang tertera di PKPU 2/2024.

 

Untuk anggota DPR RI / DPD RI periode 2024 – 2029 jika maju dalam Pilkada, tidak menggugurkan haknya sebagsi caleh terpilih untuk dilantik, sehingga ketika menang ataupun kalah Pilkada pun tergantung pilihan pribadinya: apakah memilih menjadi anggota DPR RI ataukah menjadi Kepala Daerah.

 

“Atau bisa juga diusung sebagai Cagub melalui jalur perseorangan atau independen, apalagi sebagai Calon DPD RI, Gus Yasin mendapatkan perolehan suara yang tertinggi tidak hanya di Jateng tapi secara nasional,” lanjut tandas R. Tri yang saudaranya salah satu orang penting KPK, seraya menyebutkan bahwa jika misal Gus Yasin tidak berkenan menjadi Cagub, maka PPP Jateng bisa mengusung KH Rojih Ubab Maimoen (Gus Ubab) meskipun misal terpaksa hanya mengambil posisi Cawagub.

 

Jika misal Gus Rojih, yang kelahiran Rembang 3 April 1991 yang maju Cawagub maka untuk Cagubnya bisa dengan berbagai alternatif diantaranya koalisi dengan PDIP yang memiliki sejumlah jago diantaranya Hendrar Prihadi mantan Walikota Semarang yang saat ini menjabat kepala LPKP.

 

Menurutnya bisa juga berpasangan dengan Sudaryono mantan ajudan Prabowo Subianto, yang juga Ketua DPD Gerindra Provinsi Jawa Tengah, dimana Gerindra dkk koalisi Pemilihan Presiden (Pilpres) di Jateng telah dengan sukses dan signifikan memenangkan Capres Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024, padahal saat Pilpres lima tahun lalu (2019) Prabowo kalah di Jateng.

 

Dengan keberhasilan Gerindra dkk di Jateng, Sudaryono yang kelahiran 23 Januari 1985 layak untuk maju Cagub 2024, apalagi perolehan kursi Gerindra untuk DPRD Jateng periode 2024 – 2029 diprediksi naik signifikan. Jika pada Pemilu 2019 dapat tiga belas (13) kursi maka untuk Pemilu 2024 diprediksi mendapatkan delapan belas (18) kursi yang itu berarti hanya kekurangan minimal enam (6) kursi untuk bisa mengusung Cagub – Cawagub, yang itu bisa ditambahi dari PPP bersama sejumlah parpol yang kemungkinan besar bergabung.

 

Sudaryono yang juga Ketua Umum DPP (pusat) Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) yang oleh sejumlah pihak juga didukung untuk menjadi Menteri Perdagangan atau Menteri Sosial (dalam kabinet Prabowo Subianto ke depan, red.), beriringan kedekatannya dengan Prabowo akan menjadi energi yang kuat di Jateng. Lebih-lebih misal jika bisa mempertahankan koalisi inti Pilpres untuk di Jateng yang terdiri dari Gerindra, Golkar, PAN dan Demokrat, plus PSI, PBB dan lainnya.

 

Terpisah, Siswahyu Kurniawan penulis buku tokoh-tokoh koperasi. Menurutnya diantara hal penting untuk Pilgub Jateng adalah agar diikuti oleh minimal tiga (3) pasang Cagub – Cawagub dengan harapan pelaksanaan lebih kondusif dan meminimalisir gesekan antar masyarakat bawah, kemudian setelah Pilkada agar para yang terpilih sungguh-sungguh lebih memperhatikan kepentingan rakyat yang menjadi cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 termasuk: untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

 

Diyakininya Pilgub Jateng akan diikuti minimal sekitar tiga pasang. Apalagi dengan melihat prediksi perolehan kursi DPRD Jateng 2024 – 2029, dimana PDIP dengan perkiraan 38 kursi bisa mengusung Cagub – Cawagub sendiri, begitu juga PKB yang diprediksi memperoleh 24 kursi. Kemudian Gerindra dengan prediksi 18 kursi bisa memimpin koalisi tersendiri.

 

Prediksi sementara perolehan kursi DPRD Jateng 2024 – 2029 adalah PDIP 38 kursi, PKB 24 kursi, Gerindra 18 kursi, Golkar 18 kursi, PKS 10 kursi, PPP 5 kursi, Demokrat 3 kursi, PAN 2 kursi, PSI 1 kursi dan Nasdem 1 kursi untuk menuju Pilgub 27 November 2024.

 

Pada saat Pilgub Jateng lima tahun lalu (2018) terdapat hanya dua pasang Cagub – Cawagub yaitu Ganjar Pranowo (PDIP) berpasangan dengan Taj Yasin Maimoen (PPP). Kedua adalah Cagub Sudirman Said berpasangan dengan Cawagub Ida Fauziyah (PKB).

 

“Yang penting Pilkada terlaksana dengan sukses dan lancar, setelah itu para pemimpin harus lebih peduli untuk rakyat,” tandas Siswahyu Kurniawan penulis sejumlah buku termasuk buku BUNG KARNO DAN PAK HARTO, yang pernah mendapatkan ‘beasiswa’ Community Development Asian Social Institute (ASI) – Eastarn Asian Pastoral Institute (EAPI) Manila – Filipina Singapura. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926 (Siswahyu).

Share :

Baca Juga

Daerah

Polres Mojokerto  Kembali Membagi 500 Paket Sembako dan 10.000 Masker

Daerah

Kodim 0820/Probolinggo Menjelang Idul Fitri Makin Tingkatkan Kewaspadaan

Daerah

BUPATI IKUTI LAUNCHING HARI JADI ke – 73 PROVINSI JATIM DIKANTOR GUBERNUR

Daerah

Bupati Mojokerto Lepas Keberangkatan CJH Kloter 29 Diskominfo Kabupaten Mojokerto – Pemerintah Kabupaten Mojokerto kembali melepas keberangkatan Calon Jemaah Haji (CJH). Hari ini, Bupati Mojokerto melepas keberangkatan CJH kelompok terbang (kloter) 29 di Halaman Kantor Bupati Mojokerto, Kamis (23/6) petang. Dalam kesempatan ini, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati memberangkatkan CJH kloter 29 sejumlah 128 orang didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko melepas keberangkatan CJH yang kedua kalinya. CJH asal Kabupaten Mojokerto kloter 29 ini dijadwalkan masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada pukul 20.00 WIB. Dan akan terbang ke tanah suci pada Jumat (24/6) pukul 19.05 WIB. Bupati Ikfina mengimbau, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Bupati Ikfina saat naik di salah satu bus rombongan CJH. “Saya ucapkan selamat jalan, semoga semua diberi kelancaran, semua sehat, semua diberi kesabaran. Saya tunggu kedatangannya nanti dalam kondisi semuanya haji yang mabrur. Sekali lagi saya ucapkan selamat jalan, dinikmati ibadahnya, semoga semuanya lancar barokah,” ungkapnya. Pada keberangkatan sebelumnya, Bupati Ikfina berpesan, agar jemaah selalu menjaga kesehatan. Mengingat pelaksanaan haji saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. “Selama nanti perjalanan maupun selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, saya minta tolong, tetap menggunakan masker, karena selain Covid-19 masker ini dapat melindungi kita dari penularan berbagai virus penyakit yang lain yang kita tidak tahu bisa saja penyakit itu dibawa oleh para jemaah haji dari berbagai tempat dari seluruh penjuru dunia,” ujarnya. Lebih lanjut, pihaknya juga mengingatkan kepada CJH asal Kabupaten Mojokerto ini, agar selalu membawa dan menggunakan hand sanitizer dalam pelaksanaan ibadah haji. “Yang kedua, saya minta tolong kemana-mana bawa hand sanitizer, jadi nanti kalian dimana pun sebelum kalian memegang area wajah, sebelum kalian wudhu, dan sebelum kalian membuka masker atau mengganti masker, minta tolong kalian pakai hand sanitizer”, bebernya. Dalam melaksanakan ibadah haji, Ikfina juga berharap, para CJH dapat memanfaatkan waktu sebaik-baiknya untuk melaksanakan ibadah selengkap-lengkapnya. “Fokus ibadah, yang di rumah sudah ada yang menjaga, mudah-mudahan diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah dan saat nanti pulang dengan membawa barokah nikmat haji mabrur,” pungkasnya.

Daerah

Maraknya Kereta Kelinci, Sat Lantas Polres Ngawi Beri Arahan Tentang Keselamatan Dan Tempat Operasional 

Daerah

Pastikan Terapkan Prokes, Pertemuan Muslimat NU Diawasi Melekat Satgas Covid-19

Daerah

Gus Ipul datang ke kediaman Khofifah bersama rombongan

Daerah

Bawaslu Ngawi Menghadapi Pemilu Serentak Tahun 2024 Siap Rekrutmen Panwaslu Kecamatan