Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Rabu, 24 April 2024 - 18:52 WIB

Cegah Meluasnya penyakit DBD, Bupati Ikfina lakukan Fogging Serentak di 18 Kecamatan 

 Mojokerto, Sekilasmedia.com-musim pancaroba atau masa transisi dari musim penghujan menuju musim kemarau, dimungkinkan juga menjadi faktor rentannya penularan penyakit DBD di Wilayah Kabupaten Mojokerto, namun dengan tanggap

Bupati Mojokerto Hj Ikfina Fahmawati langsung tanggap dan merespon dengan mengajak masyarakat kabupaten Mojokerto untuk perangi nyamuk demam berdarah dengan gerakan Fogging serentak di 18 Kecamatan.

 

Meskipun, gerakan fogging bukan solusi terbaik untuk membasmi nyamuk demam berdarah. Namun, masyarakat awam sudah tersugesti dengan fogging.

 

Apabila tidak melaksanakan Fogging, dianggap kurang nyaman dihati”. Kemungkinan begitu yang ditangkap dalam fenomena di masyarakat ketika ada serangan penyakit DBD.

 

Untuk mencegah DBD, gerakan 3 M (menguras, menutup, mengubur) ditambah gerakan basmi jentik nyamuk dan sarang nyamuk di tempat-tempat dimana nyamuk bersarang setiap satu seminggu sekali juga harus dilakukan secara intens dan kontinyu.

 

Seperti dikatakan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mojokerto Jawa Timur dr. Ulum Rokhmat Rokhmawan, M.H, jumlah kasus demam berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Mojokerto tahun 2023 telah mencapai 230 kasus.

 

Sedangkan untuk tahun 2024, periode Januari – Maret, tercatat mencapai 143 kasus DBD. Dengan jumlah kasus ini, dinkes mengajak masyarakat agar bergotong royong dalam menjaga kebersihan demi mencegah meluasnya penyakit DBD.

 

”Yang penting adalah masyarakat bahu membahu gotongroyong 3 M, yaitu menguras air menggenang, mengubur barang bekas tak terpakai, dan menutup sumber air dengan baik,” pintanya.

 

Lebih lanjut dr Ulum mengatakan, agar seluruh stakeholder terkait, mulai dari Dinkes, Kecamatan dan Desa, bersama masyarakat melakukan gerakan preventif DBD. Manakala hal itu di implementasikan secara konsisten, tentunya kasus DBD di Kabupaten Mojokerto bisa diminimalisir.

 

”Adapun bentuk ikhtiar tersebut adalah melakukan fogging serentak yang kita lakukan hari ini dan Selasa kemarin. Selain itu kembali melakukan gerakan 3M, serta harus menjaga kebersihan lingkungan di sekitar rumah,’’ terang Ulum.

 

Dirinya juga mengingatkan untuk terus menggalakkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN). “Untuk penanggulangan DBD ini, saya minta PSN dimasifkan  untuk cegah kasus aktif, juga tentu koordinasi dengan pemerintah setempat agar bisa terkontrol,” tambahnya.

 

Untuk diketahui, dalam melakukan kegiatan Fogging di 18 kecamatan ini, Bupati Ikfina juga mengajak Jajaran samping, baik Kapolres Mojokerto maupun Dandim 0815

/Mojokerto.

 

Fogging serentak dilaksanakan di 18 Kecamatan, dan desa yang menjadi sasaran diantaranya Mojosari desa Sumbertanggul ( Lokasi Seremonial Fogging Serentak ),

Pesanggrahan dusun Johwinong, Puri perum Wikarsa Kenanten,

Gedeg desa Gempolkerep, Kemlagi desa Japanan, Pacet desa sajen, Manduro desa Watesnegoro, Kupang desa Mlirip dan Sooko desa Ngingas Rembyong.

 

Tak itu saja juga termasuk Gayaman desa gayaman, Dlanggu desa sumberkarang,Trowulan desa Trowulan,

Tawangsari desa Tawangsari, Trawas desa  kedungudi, Jatirejo desa dinoyo,

Kutorejo desa Kalogoro, Kedungsari desa berat kulon dan Bangsal  desa sumber tebu.

Share :

Baca Juga

Daerah

181 Lembaga Keagamaan Dapat Bantuan Dana Hibah Pemkab Mojokerto

Daerah

Polresta Sidoarjo Gelar Pemeriksaan Berkala Anggota

Daerah

Kasus COVID-19 Melonjak Dalam Sepekan, Disinfeksi Massal Digelar di Mojokerto

Daerah

Wabup Berpesan, Santri Indonesia Harus Berperan Sebagai Duta Perdamaian

Daerah

Blitar Selatan Digelontor Ratusan Miliar untuk Perbaiki Infrastuktur

Daerah

Kapolres Lamongan Hadiri Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun TNI Ke 78

Daerah

FKBN (Forum Kader Bela Negara) Korda Lamongan Bertekad Akan Cetak 1000 Kader Baru Bela Negara

Daerah

PENGELOLAAN KEUANGAN DESA HARUS DIPERBAIKI