Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 7 Mei 2024 - 06:53 WIB

Pj Gubernur Sumsel A. Fatoni Komitmen Sinkronisasikan Perencanaan Pembangunan Daerah

 

Jakarta,Sekilasmedia.com- Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel Agus Fatoni menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024 dalam rangka penyempurnaan Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jakarta, Senin (6/4/2024). Musrenbangnas ini juga dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo.

Disela Musrenbangnas 2024 itu, Fatoni menyampaikan tentang pentingnya sinkronisasi antara pusat dan daerah. Sinkronisasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo itu menurut Fatoni bisa berasal dari pusat dan bisa juga berasal dari bawah (daerah).

“Dikedua arah inilah, kemudian di tengahnya kita melaksanakan musyawarah Jadi Musrenbang itu membahas perencanaan dari atas (pusat) dan perencanaan dari bawah (daerah). Perencanana dari bawah inilah yang harus kita sinkronkan dengan kebijakan dari atas,” jelasnya.

Khusus di Sumsel kata Fatoni, Pemprov sudah bersama-sama dengan Bupati dan Walikota se Sumsel sudah melakukan diskusi dan bersama-sama berkomitmen memperkuat sinkronisasi pusat dan daerah.

” Untuk Sumsel sudah sesuai dengan perencanaan yang ada di pusat sudah. Tinggal detailnya yang harus kita kawal dan pastikan,” jelas Fatoni.

Sementara itu dalam arahannya Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo mengatakan saat ini Indonesia dihadapkan pada situasi yang tidak mudah dan tntangan yang tidak gampang. Pertumbuhan ekonomi global diperkirakan hanya tumbuh 3,2% dampak runtutan dari covid juga masih terasa sampai sekarang. Bahkan beberapa negara telah masuk pada resesi, Jepang Inggris dan beberapa negara eropa berada pada posisi menuju resesi.

Oleh sebab itu Jokowi mengingatkan agar semua mengedepankan kehati-hatian dalam mengelola fiskal, mengelola anggaran dan betul-betul harus prudent sehingga tidak ada uang serupiah pun meleset dari rencana yang sudah dibuat. Ia juga mengingatkan agar semua
memperhatikan skala prioritas.

Lebih jauh Jokowi mengatakan saat ini semua negara takut pada 3 hal yang pertama harga minyak dan bunga pinjaman karena begitu bunga pinjaman naik maka beban pada fiskal akan sangat besar. Oleh sebab itu semua pihak dihimbau untum hati-hati dalam mengelola anggaran yang ada.

” Kita telah memiliki rencana pembangunan jangka panjang dan pembangunan jangka menengah dan masuk ketahunan masing masing telah memiliki rencana kerja pemerintah atau RKP. Tetapi yang belum adalah sinkron atau tidak, dengan rencana besar yang kita miliki. Hal ini yang belum, oleh sebab itu sinkronisasi menjadi kunci,” jelas Jokowi

Jokowi memberikan contoh, pemerintah pusat membangun bendungan, membangun lagi irigasi primernya, tapi irigrasi sekunder tersier sampai ke sawah tidak di kerjakan sehingga airnya  tidak sampai ke sawah sawah ada.

Kemudian membangun pelabuhan pelabuhan oleh Kementrian Perhubungan, tetapi jalan yang semestinya dibangun pemerintah daerah jalan menuju ke pelabuhannya meskipun hanya pendek tidak dikerjakan sehingga menjadi tidak sinkron, tidak seirama.

” Semuanya harus sinkron dan inline. semuanya inline dari Kementerian sampai ke daerah itu harus segaris oleh sebab itu saya ingin mengingatkan kepada Kementrian kalau punya rencana itu disampaikan kedaerah yang ingin ditempatkan. Ketuk pintu, kulon nuwun, siap tidak kita bangun waduk tapi irigasi sekunder tersier nya daerah kalau tidak sanggup geser ke provinsi lain,’ jelasnya.
( ril)

Share :

Baca Juga

Daerah

Masjid Agung Gresik dan YDSF Bikin Pasar Sayur Murah Untuk Tingkatkan Jamaah

Daerah

Libatkan 1.200 Personel, Simulasi Pengamanan Pilkades Berlangsung Epik

Daerah

Semarak Karnaval 17 Agustusan Dan Sedekah Bumi Desa Gadingwatu, Sukses

Daerah

Gubernur Kalteng Tinjau Langsung Lokasi Tabrakan Speed Boat

Daerah

Gerak Cepat, Terduga Pelaku Pencurian Mobil Di Bekuk Jajaran Sat Reskrim Polres Lamongan

Daerah

Tangani Dugaan Kasus Eksploitasi Ekonomi di Sekolah SPI, Polda Jatim Membuka Hotline Pengaduan Korban

Daerah

TKW Asal Kota Malang Segera Dipulangkan dari Yordania

Daerah

PJ Walikota Probolinggo Nurkholis Akan Lanjutkan Program Kepemimpinan Habib Hadi