Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Senin, 3 Juni 2024 - 17:44 WIB

Tarik Pengunjung, DLH Kota Malang Bakal Bangun Jembatan Kaca di Hutan Kota Malabar

Malang, sekilasmedia.com – Dampak semakin kurang sehatnya udara yang dihasilkan sehingga keberadaan wisata hutan kota Malabar mampu meminimalkan polusi udara dan mampu memberikan keuntungan dari segi wisata kota Malang.

Hutan Malabar diharapkan sebagai destinasi wisata taman kota oleh wisatawan dan warga sekitar, hal ini tak terlepas dari kesan teduh dan memiliki udara sejuk dihasilkan oleh pepohonan hutan Malabar.

Selain itu taman Malabar Malang bisa dijadikan wisata edukasi konservasi mengenal lebih dekat berbagai tumbuh-tumbuhan di hutan Malabar Malang.

Namun sayang banyak hutan kota dibeberapa lokasi yang ada di kota Malang mulai tidak menarik untuk di kunjungi, hal ini disebabkan kurangnya fasilitas pendukung yang menarik di dalamnya.

Hal tersebut membuat Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang tergerak untuk melakukan perubahan fasilitas penunjang untuk memperbaikinya, ini sesuai dengan program Pemkot Malang dalam menerapkan Perda layak anak yang sudah di sah kan beberapa waktu lalu.

Salah satu yang menjadi perhatian DLH adalah hutan kota Malabar yang perlu adanya sentuhan agar estetika muncul dan menjadi daya tarik masyarakat untuk mengunjunginya dan tak terkesan monoton. Senin (3/6).

Noer Rahman Wijaya Kepala DLH Kota Malang, mengatakan bahwa konsep penambahan fasilitas pendukung adalah sangat diperlukan.

“Kalau menarik maka masyarakat akan senang berkunjung ke hutan kota disamping sebagai serapan air juga untuk berwisata bagi masyarakat,” ungkapnya.

Ia mengatakan Ada rencana pembangunan jembatan kaca nantinya di hutan Kota Malabar, ini akan menjadi yang pertama di Jawa Timur, khususnya di Kota Malang. rencana adanya jembatan kaca itu secara teknis akan melingkar disepanjang hutan kota Malabar. “Sehingga, disitu juga akan ada semacam edukasi kepada pengunjung,” katanya.

Noer Rahman mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pembicaraan terkait hutan kota Malabar. Dirinya menilai hutan kota Malabar perlu banyak sekali pembenahan di beberapa aspek.

“Kedepannya akan digunakan sebagai sarana prasarana fasilitas umum sesuai perencanaannya, jadi kayak jembatan kaca. Tapi biayanya cukup besar sekali, sekitar 9 sampai 10 miliar,” ujarnya.

Rencananya, jembatan kaca ini akan menjadi daya tarik tersendiri nantinya. “Pengunjung nantinya bisa, menyusuri hutan kota malabar bukan dari bawah tapi dari atas. Tapi ini masih konsep perencanaan, karena ini sangat besar sekali biayanya ,” urainya.

Menurut Rahman jika dilihat sepintas, hutan kota Malabar memang seperti tidak terurus dan terlihat seperti hutan belantara. Namun, jika bicara konsep hutan kota, hal itu sangat bagus sekali.

“Disisi lain, beberapa item pohon di hutan kota Malabar secara karakteristik dan variannya bagus sekali,” ungkapnya.

Dijelaskannya, kepadatan antar pohon yang mendukung membuat tim penilai Piala Adipura menghampiri Kota Malang.

“Beberapa saran dari akademisi itu sebenarnya hasil jatuhnya daun-daunnya tidak boleh dibersihkan. Jadi itu akan membuat tingkat kesuburan pada hutan itu sendiri dan bisa mendukung varian yang ada di sekitarnya,” tuasnya. (BAS)

Share :

Baca Juga

Daerah

Binluh Narkobaya, Harapkan Siswa Jauhi Narkoba dan Obat Obatan Berbahaya

Daerah

Babinsa Magersari Pendampingan Operasi Pasar Murah

Daerah

Polres Probolinggo Kota Ungkap dan Amankan Terduga Pembuang Bayi di Tempat Sampah

Daerah

HUT Brimob ke – 78 Tahun, Polres Blitar Beri Santunan Anak Yatim

Daerah

Bahas DTKS, Mensos Risma Temui Bupati Gresik di Pendopo di Hari Libur

Daerah

POLSEK YOSOWILANGUN PENGAMANAN KENAIKAN YESUS KRISTUS DI GKJW TUNJUNGREJO

Daerah

Pemda Gresik Gelar Rakor Pemadanan DTKS Guna Percepat Penanggulangan Kemiskinan

Daerah

Bupati Mengajak FKUB Gresik Untuk Bersama Membangun Masyarakat