Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Kamis, 6 Juni 2024 - 14:59 WIB

Muncul Karcis Parkir Berlogo Karang Taruna, PD Pasar Joyoboyo Per Hari Dapat Rp.300 Ribu dari Karang Taruna

Kediri,Sekilasmedia.com-Paska adanya laporan sejumlah pengiat masyarakat di Kediri atas dugaan kebocoran pengelolaan uang parkir dan lapak pasar ke Polda Jatim, kini muncul fenomena baru atas beredarnya karcis parkir masuk Pasar Bandar, Kecamatan Mojoroto Kota Kediri yang berlogo karang taruna.

Menyikapi munculnya karcis parkir yang sedang beredar Ketua Karang Taruna Bandar Jaya Windu menyatakan dengan tegas pihaknya tidak tahu menahu atas terbitnya karcis parkir di kawasan Pasar Bandar tersebut, sejauh ini memang sebelumnya ada tarik ulur pengelolaan karcis parkir dengan PD Pasar Joyoboyo yang dituangkan dengan MOU atau Kesepakatan dengan sejumlah orang yang jelas bukan dari Karang Taruna bentukannya.

“bukan dari kami mas,”ungkapnya saat dikonfirmasi

Sementara itu Fatkurrozi selalu Ketua Karang Taruna Kota Kediri yang membawahi seluruh karang taruna yang ada mengungkapkan, pihaknya sejauh ini sudah mengklarifikasi atas gimana dan bagaimana pengelolaan karcis pasar bandar oleh karang taruna setempat.

“Kami sudah sempat melakukan klarifikasi dan sejauh ini terus akan melakukan himbauan serta pembinaan jika memang mengatasnamakan Karang Taruna,”ungkapnya

Terpisah Direktur PD Pasar Joyoboyo Kota Kediri dikonfirmasi atas beredarnya karcis parkir berstempel salah satu Karang Taruna mengungkapkan, Untuk format karcis tidak pernah konsultasi dengan Perumda Pasar.

Memang kami melakukan kerjasama sebagai bentuk bina lingkungan kepada yang mengatasnamakan karangtaruna. Sesuai dengan perjanjian, mereka harus memberikan kontribusi harian kepada Perumda Pasar.

Adapun lokasinya mereka hanya di area sisi barat dan separuh sisi utara. Adapun lokasi yang lain langsung dikelola oleh Perumda.

“Sesuai perjanjian saat ini per hari 300rb kalau Jagalan kemasan bukan menjadi wilayah perumda.Matur suwun atas informasi yang diberikan untuk pembenahan Perumda menjadi lebih baik.Kalau pasar wilayah perumda dan dikelola perumda karcis resmi dari perumda seperti Pasar Grosir, setonobetek, pahing, banjaran, bawang, mrican, bandar, bandarngalim dan pasar hewan Muning,”ungkapnya

Diberitakan sebelumnya, Direktur PD Pasar Joyoboyo Kota Kediri Lutfi mengakui bahwa dirinya sudah di Klarifikasi Pihak Dirkrimsus Polda Jatim seputaran pengelolaan Pasar Se Kota Kediri.

“Ya Mas sekitar dua Minggu yang lalu saya sendiri diklarifikasi dan tidak tahu siapa yang mengadukan kepihak penegak hukum,” ungkap Lutfi melalui Ponselnya,Senin (20/5/2024)

Lutfi menegaskan, dirinya diklarifikasi lebih dari tiga jam dan ditanya terkait seputaran pengelolaan pasar yang ada di Kota Kediri.

“Semua Mas, baik Parkir dan pengelolaannya pasar,” tegasnya.

Terpisah Bagus Romadhon Ketua SAPMA PP Kota Kediri berharap kasus ini diusut tuntas Polda Jatim untuk bisa menemukan siapa saja yang diindikasi melakukan dugaan Korupsi atas Pengelolaan Pasar Se Kota Kediri baik Lapak Pasar ataupun Parkirnya.

“Kami berharap dengan telah dipanggil sejumlah pihak oleh Polda Jatim kedepannya bisa diketahui kerugian yang atas dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah Kota Kediri dari sektor itu,”tandasnya,Senin (20/5/2024)

Sekedar diketahui sebelumnya sejumlah pengiat masyarakat mengadukan atau melapor atas dugaan adanya kebocoran pengelolaan uang parkir dan Uang Lapak alias Los Bangunan Pasar Se Kota Kediri

Bagus Ramadhan selaku Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kota Kediri sebelumnya bersama Indra Ketua GMBI kepada awak media usai mengadukan dugaan kebocoran dan indikasi Korupsi atas pengelolaan uang tersebut ke Polda Jatim.

“Kita menemukan beberapa temuan ternyata retribusi pasar diduga bocor. Setelah kita lakukan perkembangan ternyata teman kita Perkumpulan Saroja Kediri juga menemukan alat bukti yang sama, ” ucap Bagus Selasa (7/5/2024).

Bagus menegaskan, bahwa pihaknya langsung menelusuri secara langsung kesejumlah pasar di Kota Kediri guna mensinkronkan data hasil temuan tersebut. Semoga nanti bisa terungkap oknum-oknum yang menerima aliran dana dari retribusi pasar pengelolaan uang tersebut.

Beberapa data yang hasil temuan yang dilaporkan ke Polda Jatim keberadaan kios dan retribusi karcis yang disetorkan pada pemerintah ini tidak sesuai dari yang ditarik di lapangan.

“Ada dugaan korupsi yang didapatkan terkait jumlah kios dengan jumlah uang yang disetorkan pada pemerintah tidak sesuai dari hitungan kita di lapangan, ” ucapnya.

Bagus mencontohkan, seperti di Pasar Grosir per hari itu kurang lebih itu kemarin kita lakukan investigasi itu sehari Rp 13 juta, kalau kita kalikan sebulan sudah hampir Rp 390 juta. Kalau dikalikan satu tahun sekitar Rp 4, 6 miliar.

“Untuk uang laporan yang masuk pada tahun 2021 tidak ada setoran yang masuk, kalau setoran tahun 2023 hanya sekitar Rp 1, 2 miliar yang masuk. Itu masih satu pasar, padahal di Kota Kediri ada 9 pasar, ” terangnya.

Sementara, saat dikonfirmasi via selluler Edi Darmasto selaku Dewan Pengawas Perumda Pasar Joyoboyo mengungkapkan, setelah ada salah satu LSM masuk kekami,kami langsung menindaklanjuti untuk membahas persoalan itu, jadi ada pihak ketiga yang bekerjasama dengan Pasar terkait parkir. Jadi parkir itu ada yang dipungut oleh petugas sendiri. Ada yang kerjasama dengan pasar Bandar dengan kelompok karang taruna.

“Memang kemarin itu ada temuan dan masukkan LSM. Kita langsung rapatkan untuk memberitahu kepada pihak ketiga. Kalau ada yang perlu dibenahi, ya harus dibenahi kemungkinan terkait kerjasama agar sesuai dengan aturan yang berlaku, ” ungkapnya.

Edi menegaskan, sejauh ini untuk setoran ke PAD dari Pasar yang ada sudah meningkat.

” pendapatannya pasar terus disetorkan ke Kas Daerah dengan hitungan yang bisa nanti 55% di setor ke PHD.Jadi kalau di pasar itu labanya semisal tahun lalu itu 2 miliar sekian sehingga yang menjadi PAD ada 55% dari itu sekitar 1 miliar kira-kira begitu kalau PAD itu,”tambahnya

Share :

Baca Juga

Kepala Desa Kuala baru Sambangi Para Petugas Posyandu di Gedung Posyandu

Daerah

Kepala Desa Kuala baru Sambangi Para Petugas Posyandu di Gedung Posyandu

Daerah

Karang Pramitan Pramuka Saka Bakti Husada, Jadi Media Tingkatkan Mutu Dan Kualitas Pramuka Produktif

Daerah

JOKOWI SEBUT, PATUNG GWK LEBIH TINGGI DARI LIBERTY AMERIKA

Daerah

Kasus Pencabulan Disertai Persekusi dan Penganiayaan, Polresta Malang Kota Tetapkan Tujuh Tersangka

Daerah

Malam Nifsu Sya’ban, Pengunjung Dua Wisata Religi di Gresik Membludak

Daerah

Jamaah LDII Kota Mojokerto Dapatkan Vaksin Merdeka Dari Polresta Mojokerto

Daerah

Kapolri Sebut 475.420 Paket dan 2.471.217 Kg Beras ke Warga Selama PPKM Darurat
Tak Jadi Balap Liar, Lantaran Area Dipadati Tim Kepolisian

Daerah

Tak Jadi Balap Liar, Lantaran Area Dipadati Tim Kepolisian