Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Jumat, 7 Juni 2024 - 02:42 WIB

Lakukan Klarifikasi, Mantan Kades Sekapuk Abdul Halim Bersama Istri Datangi Balai Desa

Gresik,Sekilasmedia.com – Mantan Kepala Desa (Kades) Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik Abdul Halim dengan inisiatif sendiri datang bersama istri ke Balai Desa. Kedatangan Abdul Halim ini untuk melakukan klarifikasi. Karena, selama 6 bulan sejak dirinya purna tugas, pihak Desa dan BPD Sekapuk tidak pernah mengundang klarifikasi ke Balai Desa.

Abdul Halim bersama sang istri juga membawa Sertifikat dan BPKB Mobil untuk ditunjukkan kepada Pejabat (Pj) Kepala Desa dan Perangkat Desa Sekapuk, Kamis (6/6/2024).

Mantan Kades Abdul Halim meluruskan isu dugaan penggelapan sertifikat tanah dan BPKB mobil yang dituduhkan pada dirinya. Sertifikat yang dipermasalahkan Perangkat Desa Sekapuk tersebut ditunjukkan kepada Pj Kepala Desa Sekapuk Rido’i, Sekretaris Desa Sekapuk Mundhor dan Perangkat Desa lainnya.

Adanya sertifikat tanah dan BPKB mobil yang dibawa mantan Kades tersebut sebagai bukti bahwa aset desa tidak digadaikan ke bank dan orang lain. “Ini bukti bawah sertifikat tanah dan BPKB mobil aset desa masih utuh, tidak saya gadaikan ke bank,” kata Abdul Halim.

Lebih lanjut Abdul Halim menambahkan, pokok masalah keributan di Desa Sekapuk adalah hutang Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sekapuk di Bank dengan jaminan sertifikat tanah dan BPKB mobil milik Abdul Halim.

“Sertifikat dan BPKB mobil sampai sekarang belum dikembalikan oleh Bumdes. Sehingga, hasil rapat Desa bersama perangkat, sertifikat aset desa dan BPKB mobil diamanahkan untuk dibawa oleh mantan Kades dan diserahkan kepada Kades terpilih,” katanya.

Atas keributan di Desa Sekapuk, Abdul Halim sangat menyayangkan tindakan Pemerintah Desa Sekapuk yang diduga membiarkan terjadi keributan di desa. Bahkan, menyampaikan rencana unjuk rasa menggunakan pengeras suara di Mushola – Mushola, sehingga membuat dampak psikologi terhadap anak dan istri.

“Bahkan, anak dan istri saya di desa dituding sebagai istri pencuri. Padahal, saya ini berjuang untuk kebaikan dan kemakmuran desa. Sertifikat saya uruskan agar menjadi aset desa. Tapi balasan masyarakat dan perangkat desa ke saya sangat tidak baik dan dituding menggelapkan aset desa,” bebernya.

Sedangkan yang membuat resah Abdul Halim yaitu atas keributan di Desa Sekapuk selama 6 bulan ini, pihak Desa dan BPD Sekapuk tidak pernah mengundang klarifikasi ke Balai Desa.

“Jadi, gejolak di Desa Sekapuk selama ini, saya tidak pernah diklarifikasi oleh Pj Kades di balai desa. Hanya, inisiatif saya sekarang ini ke Balai Desa bersama istri untuk meluruskan masalah ini ke Pj Kades dan Perangkat Desa,” tandasnya.

Sementara dari Pj Kepala Desa Sekapuk Kecamatan Ujungpangkah Rido’i mengatakan, permasalahan ini akan segera diselesaikan secara kekeluargaan.

“Nanti akan segera dirapatkan bersama BPD, perangkat dan Muspika, agar masalah ini segera diselesaikan secara kekeluargaan,” kata Rido’i dalam pertemuan di Balai Desa disaksikan Sekdes dan perangkat desa lainnya. (rud)

Share :

Baca Juga

Daerah

Sekapuk Bergerak Gelar Go Tri Jilid 5! Guyub Rukun Bangkit Bersama Turut Bangun Bangsa Melalui Desa, Istimewa…!!!

Daerah

Sosialisasi Cara Pemotongan Hewan Kurban Sesuai Tata Cara Syariat Islam Dan Kesejahteraaan Hewan 

Daerah

Kadis DKP Simeulue Lakukan Kunjungan Kerja ke BBIP Busung

Daerah

Tujuh Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Atas Perusakan Kantor Arema FC

Daerah

Wakil Bupati Blitar Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana Angin Puting Beliung

Daerah

Melalui Peringatan HPN Propinsi Jatim 2022, Pak Yes Kenalkan Budaya “Lamongan Megilan” Dan Sektor Wisata Lainnya
Sukseskan Wilayah, Semua Aparatur Harap Tingkatkan Jalinan Sinergisitas

Daerah

Sukseskan Wilayah, Semua Aparatur Harap Tingkatkan Jalinan Sinergisitas

Daerah

Pemkot Probolinggo Terima Penghargaan Paritrana Award 2023 Dari Pemprov Jatim