Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Selasa, 11 Juni 2024 - 10:38 WIB

DPRD Kota Malang Gelar Rapat Paripurna Dalam Penyampaian Walikota Terhadap Ranperda Kota Malang

Malang,sekilasmedia.com – Rapat Paripurna DPRD Kota Malang, dalam penyampaian penjelasan Walikota terhadap rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RJPD) kota Malang tahun 2025-2045.

Dalam rapat paripurna, Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, memaparkan bahwa dalam penyusunan RPJPD tersebut, telah mempedomani tiga regulasi teknis. Kemudian, dalam penyusunan dokumennya telah mengacu dan memenuhi kaidah penyusunan yang diatur dalam regulasi teknis.

“Diantaranya, seperti disajikan dengan sistematik sesuai yang ditentukan. Kemudian, mempedomani Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta memperhatikan keselarasan antara rancangan akhir RPJPD dengan RPJPN maupun RPJPD Provinsi Jawa Timur. Baik itu keselarasaran visi, misi, arah kebijakan maupun sasaran pokok,” kata Pj Wali Kota Wahyu.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa sesuai dengan amanat undang-undang, RPJPD tersebut harus ada karena menjadi roadmap (peta, red) daerah. Apalagi, menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) diharapkan RPJPD bisa disepakati sesuai dengan SE Kemendagri.

“Sebelum 30 Juni 2024 ini harus sudah bisa disahkan. Tapi, kita baru menerima penyampaian suratnya di hari Kamis kemarin. Sehingga, Jumat malam kita rapat Badan Musyawarah (Banmus) untuk merubah jadwal dan hari ini kita paripurnakan penyampaian Wali Kota. Setelah ini, akan ada penyampaian pandangan umum fraksi. Kemudian, kita bentuk Pansus dan setelah itu akan diperdalam,” jelas Made.

Menurutnya RPJPD tersebut juga menjadi acuan dalam Pilkada. Sehingga visi dan misi dari calon yang sudah ditetapkan oleh KPU tidak boleh bertentangan dengan RPJPD tersebut.

“Tidak boleh di luar dari RPJPD yang sudah disepakati oleh DPRD dan Pemkot Malang untuk roadmap pembangunan Kota Malang tahun 2025-2045. Banyak poin-poin yang disampaikan, bagaimana (pembangunan) Kota Malang akan mengarah ke pemenuhan kebutuhan primer dan mengarah ke kota metropolitan,” katanya.

Lebih lanjut, Made menuturkan bahwa salah satu contoh dalam pembangunan tersebut yakni dengan memberikan kemudahan untuk iklim investasi di Kota Malang.

“Dengan investasi yang tinggi, tentunya juga akan menyerap tenaga kerja yang tinggi. Kota Malang sejatinya potensial sekali terutama generasi milenial yang kesulitan mencari pekerjaan di Kota Malang,” pungkasnya. (BAS/ADV)

Share :

Baca Juga

Daerah

*TMMD Ke-102 Mojokerto, Begini Respon Masyarakat Desa Jembul*

Daerah

Momen Hari Ibu, Ratusan Siswa UPT SMPN 10 Gresik Ikuti Penguatan Literasi Dengan Menulis Puisi

Daerah

Walikota Mojokerto Tinjau Langsung PTM Hari Pertama

Daerah

Angka Covid-19 Tak Lagi Naik, Kota Mojokerto Tak Masuk Wilayah PPKM Jilid II

Daerah

Mencegah Terjadinya Stunting, Pemkot Batu Gelar Rapat Koordinasi Penanggulangan

Daerah

Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Polresta Mojokerto Lakukan Pemasangan Hand Sanitizer di Setiap Pintu Masuk Ruangan

Daerah

PENGAJIAN 3 PILAR DIPIMPIN WAKAPOLRES LUMAJANG.

Daerah

Dinas Kesehatan Kabupaten Malang bersama Anggota Komisi IX DPR RI Gelar Sosialisasi dan Kampanye Tuberkulosis