Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Rabu, 12 Juni 2024 - 19:51 WIB

Apresiasi Pelatihan Pelayanan Kesehatan Tradisional oleh Dinkes Sidoarjo

Sidoarjo,Sekilasmedia.com-Undang-Undang Kesehatan No. 17 Tahun 2023 menyatakan bahwa pelayanan kesehatan tradisional merupakan salah satu di antara 25 upaya kesehatan di Indonesia. Di Sidoarjo pun, Pemkab Sidoarjo terus berupaya meningkatkan sistem pelayanan kesehatan tradisional.

Mereka bisa memanfaatkan taman obat keluarga (Toga). Juga memiliki keterampilan memelihara dan meningkatkan status kesehatan. Serta, mencegah dan mengatasi gangguan kesehatan ringain. Semua bisa dilakukan secara mandiri.

Menurut Keterangan istri Plt Bupati Sidoarjo H Subandi itu, anggota kelompok keluarga binaan akan mempunyai pengetahuan dan keterampilan dalam memanfaatkan Toga serta akupresur. Mereka akan semakin terampil jika mengikuti pembinaan berkelanjutan.

Kiprah Pemkab Sidoarjo itu berbuah prestasi. Pembinaan program pelayanan kesehatan tradisional dengan pemanfaatan taman obat keluarga (Toga) dan akupresur ini telah mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kabupaten Sidoarjo memperoleh penghargaan terbaik pertama untuk kabupaten/kota di Jatim. Kabupaten Sidoarjo dinilai terbaik sebagai penyelenggara pelayanan kesehatan tradisional yang cemerlang, efektif, responsif, inovatif, dan akurat (Pelita Ceria) Tahun 2023.

Dinas Kesehatan Sidoarjo mendata, hingga Januari 2024, Kabupaten Sidoarjo telah memiliki 351 kelompok asuhan mandiri. Semuanya tersebar di 18 kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. Dari ruang lingkup kecil, seperti RT/RW, peran mereka terus dikembangkan ke lingkup lebuh luas.

Pelatihan ini memotivasi peserta untuk terus meningkatkan peran aktif dalam sosialisasi asuhan mandiri pemanfaatan toga dan akupresur. Kiprah mereka meningkat hingga ke satu desa, bahkan kecamatan.

Dengan dukungan dan dorongan dari dr Sriatun Subandi, peserta terlihat begitu antusias mengikuti pelatihan. Materi pelatihan diperhatikan. Praktik-praktik langsung pengobatan tradisional juga diikuti dengan antusias.

Misalnya, praktik memijat teman sesama peserta. Narasumber membimbing peserta dengan baik. Keahlian itu minimal bisa bermanfaat untuk diterapkan kepada keluarga sendiri.

”Saya sangat senang diundang jadi peserta pelatihan ini. Alhamdulilalh dapat ilmu membuat jamu dan memijat,” ungkap salah seorang peserta dengan bersemangat. (Sud)

Share :

Baca Juga

Daerah

Kapolresta Mojokerto Pimpin Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek

Daerah

Danrem 082/CPYJ Berikan Wawasan Kebangsaan Kepada Mahasiswa UNIM*

Daerah

Gelar Pelatihan Pelayanan Publik, Polres Blitar Kota Tanda Tangani MOU Bersama Unisba

Daerah

Akses Jalan Kabupaten Di Desa Munggugianti Putus Sejak 2019, Akibat Tergerus Banjir

Daerah

Kapolres Jombang Beri Surprise Dandim 0814 Jombang

Daerah

Pemkab Tubaba Laksanakan Vaksinasi Perdana Secara Serentak

Daerah

Bupati Lamongan Lantik103 Pejabat Struktural Eselon IV Jadi Pejabat Fungsional

Daerah

Pelaksanaan SKD CPNS Kabupaten Probolinggo di Buka Oleh Bupati