Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Jumat, 21 Juni 2024 - 09:15 WIB

Masyarakat Dan Wakil Murid Melakukan Aksi Di Kantor Ombudsman Perwakilan Sumsel

PALEMBANG, Sekilasmedia.com-Kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), digerudk wali murid calon siswa SMA.

Mereka mempertanyakan soal sikap Ombudsman yang meminta penundaan untuk jalur prestasi.
Kamis ( 20/06/2024)

Kordinator Aksi Ruben mengatakan, akibat pernyataan Ombudsman Sumsel membuat sekolah takut untuk menerima pendaftaran ulang.
Secara objektif kalau ada laporan silakan diproses, yang laporan silakan diakomodir. Namun yang sudah diterima kami minta tetap berjalan sesuai aturan yang ada,” kata Ruben.

Menurutnya, Ombudsman tidak boleh menunda, mereka boleh merekomendasikan tapi tidak boleh menunda. Cabut penundaan, silakan proses yang ada dijalankan.

“Kita mendukung proses itu tapi jangan ditunda yang sudah diterima. PPDB ini kekurangannya ada beberapa wilayah tidak ada sekolah, maka prestasi jadi numpuk,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala Perwakilan Ombudsman Sumsel, M. Adrian Agustiansyah mengatakan, daftar ulang untuk jalur prestasi dilakukan 10-14 Juni artinya tidak ada masalah.
Saya mengeluarkan pernyataan pada 14 Juni malam artinya harusnya sudah selesai pendaftaran. Nah yang melakukan aksi ini menyatakan ada anak nya belum daftar ulang dikarenakan belum sempat. Pas mau daftar ulang sekolah takut karena ada pernyataan saya,” katanya.

Menurutnya, silakan yang mau daftar ulang daftar ulang saja, sekolah silakan terima. Mari sama-sama hormat proses yang sedang berjalan ini. Minggu ini sekolah-sekolah SMA yang ada dipanggil, kemudian Minggu depan akan disampaikan saran korektifnya khusus jalur prestasi.

“Jalur prestasi ini banyak laporan dari masyarakat, bahwa anaknya mendapatkan point tinggi tapi tidak masuk. Berdasarkan data yang diperoleh di sekolah anak ini masuk, tetapi entah kenapa anak-anak yang diterima ini terlempar. Inilah yang masih didalam seperti apa,” ungkapnya. Menurutnya, laporan masuk dari semua sekolah favorit seperti SMA 1, 5, 6, 17 dan lain-lain.

Laporan dari masyarakat terkait PPDB jalur prestasi. Ada anaknya mendapatkan point tinggi tapi tidak masuk. Berdasarkan data yang diperoleh di sekolah anak ini masuk, tetapi entah kenapa anak-anak yang diterima ini terlempar dari anak yang seharusnya tidak masuk atau nilai jauh di bawah anak yang berprestasi ini. Inilah yang masih didalami,” ujarnya. ( Rill)

Share :

Baca Juga

Daerah

WABUP : PEMIMPIN HARUS SEDERHANA DAN BERSAHAJA

Daerah

SEORANG PETANI ASAL PRONOJIWO.MENCOBA HISAP SABU DI BEKUK.POLISI.

Daerah

UPT SDN 247 Gresik Gelar Peringatan Hari Guru Nasional 2022

Daerah

Jokowi Berkunjung ke Malang, 2.938 Personil Gabungan TNI-Polri Siapkan Pengamanan

Daerah

Pemkot Mojokerto Siap Gelar Pembelajaran Tatap Muka SD-SMP Bulan Depan

Daerah

Gelar Audiensi Dengan PMII, Kapolres Lamongan Harapkan Polres Lamongan Dan PMII Saling Bersinergi Dalam Pencegahan Covid-19

Daerah

Dengan Aplikasi SiLacak, Pemkab Gresik Bersama  TNI-POLRI Siap Lakukan  Tracing Sebaran  Covid-19

Daerah

Aksi Pembongkaran Mandiri Tugu Perguruan Silat di Brangkal Mendapat Apresiasi Kapolres Gresik