Terverifikasi faktual Dewan Pers .

Home / Daerah

Senin, 24 Juni 2024 - 20:33 WIB

BKPSDM Kota Probolinggo Gelar Bimtek Pengelolaan Pelayanan Pengaduan Masyarakat

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Pelayanan publik di tuntut untuk memiliki kemampuan beradaptasi dengan segala perubahan yang cepat serta penuh kompleksitas. Langkah untuk mewujudkan pelayanan publik yang responsif dan berdaya saing tersebut dilakukan Pemerintah Kota Probolinggo melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) dengan menggelar Pembinaan Pelayanan Prima bagi Petugas Pengelola Pengaduan di Lingkungan Pemkot pada Senin (24/6) pagi di Puri Manggala Bhakti.

Kegiatan diklat akan berlangsung selama 4 hari, mulai tanggal 24 – 27 Juni 2024. Dan diikuti oleh 34 ASN yang dikhususkan pada 24 Instansi dan kecamatan yang melakukan fungsi pelayanan publik.

Fatur Rozi, Kepala BKPSM dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan diklat itu. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau petugas pengelolaan pelayanan pada perangkat daerah serta mendorong pelayanan yang efektif dan menciptakan pengelolaan administrasi pelayanan publik yang baik,” jelasnya.

Senada dengan hal tersebut, mewakili Kabag Kepegawaian Sumber Daya Manusia Provinsi Jatim Heru Chairussalaeh dalam sambutannya mengatakan, pelayanan yang prima merupakan salah satu fungsi aparatur sipil negara sesuai amanat UU No.20 Tahun 2023 Tentang Aparatur Sipil Negara.

Menurut Heru, yang saat ini menjabat sebagai Kabid Pengembangan, Pengajaran dan Kompetensi BPSDM Provinsi Jatim, menuturkan bahwa berbagai regulasi, kebijakan, instrumen dan perangkat penunjang pelayanan publik dibuat sedemikian rupa untuk mewujudkan pelayanan yang prima. Namun di sisi lain pelayanan yang prima juga menuntut pola pikir, sikap dan perilaku yang menjadi dasar terwujudnya pelayanan prima itu sendiri.

“Disadari bahwasanya volume tugas pekerjaan di pengelolaan pengaduan bagi ASN di lingkup Pemkot Probolinggo dituntut perhatian yang besar. Lantaran cakupan masyarakat yang dilayani cukup luas, dari berbagai latar belakang dan wilayah yang beragam karakter pula. Oleh karenanya, ini bukan perkara mudah, namun dengan komitmen dan aksi nyata yang berkesinambungan, saya yakin kualitas pelayanan pengelola akan semakin baik dari waktu ke waktu,” ucap Heru.

Sementara itu, Slamet Swantoro Staff Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Setda Kota Probolinggo mengatakan, upaya dan strategi peningkatan kualitas pelayanan publik harus dilakukan terus menerus dan berkelanjutan dengan memperhatikan perubahan dan perkembangan sosial, ekonomi dan budaya masyarakat.

“Wajah pelayanan publik harus kita ubah. Dari yang berbelit-belit, lamban, tidak ramah dan sarat pungutan liar menjadi pelayanan publik yang modern, bersih, efisien dan dinamis agar menjawab kebutuhan serta harapan masyarakat,” tuturnya.

Sebagai pengisi materi dari BPSDM Provinsi Jatim dan Ombudsman RI. Adapun materi yang disampaikan antara lain : Strategi Peningkatan Kulitas Pelayanan Publik melalui Pengelolaan Pengaduan yang Efektif, Minsedt Service Excellent, Complain Handling dalam Pelayanan dan materi terakhir yakni Tindakan Pidana Korupsi. (suyit

Share :

Baca Juga

Daerah

E Sports Indonesia Cabang Gresik Berbagi Sembako Kepada Warga Anjal

Daerah

Nekat Beroperasi Lagi, Warung Makan Berkedok Prostitusi Disegel Dan Di Pasang Police Line Oleh Polisi

Daerah

Greenhouse Golden Melon Ponpes Maskumambang Bikin Kepincut Pejabat Kemenag Gresik

Daerah

Khawatirkan Pelayanan Covid-19, Bupati Mojokerto Cek Kesiapan Rumah Sakit

Daerah

Pemkab Lamongan Berkomitmen Turunkan Angka Stunting 14%, Dengan Libatkan Bunda Genre

Daerah

Sidoarjo Raih Penghargaan Tingkat Pemulihan dan Pertumbuhan Ekonomi Terbaik

Daerah

Upaya Perangi Peredaran Narkoba, Polres Gresik Bentuk Kampung tangguh Bersih Narkoba 

Daerah

Wabup Mengapresiasi Prestasi Yang Diraih Oleh DP2KBP2 Kabupaten Mojokerto