HOME << KATEGORI : Daerah

AAOCI Bersama Dandim 0815 Mojokerto Bantu Air Bersih Di Desa Yang Dilanda Kekeringan

Ketum AAOCI Aan Sulistyowati bersama Dandim 0815 Mojokerto, Direktur IMM , Tim Djarum bersama masyarakat

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Komunitas pecinta mobil Ayla-Agya yang tergabung dalam AAOCI (Ayla-Agya Owner Club Indonesia) bersama Dandim 0815, IMM dan Djarum Super telah memberi bantuan air bersih sebanyak 35 ribu liter pada warga Ngoro yang dilanda kekeringan akibat kemarau panjang,Sabtu (12/102019).

Kegiatan saat ini, merupakan bentuk bhakti sosial yang dilakukan AAOCI pertama kalinya, dan merupakan bentuk kepedulian kemanusiaan, kebetulan di Dusun Gajah mungkur dan Buluresik Desa Manduro Kacamatan Ngoro Kabupaten Mojokerto dilanda kekeringan, dan sangat membutuhkan air bersih,” ungkap Aan listyanto Ketua Umum AAOCI.

,”Bantuan air bersih akan kami salurkan secara bertahap, diawali dengan 3 tangki selanjutnya disalurkan kembali dengan jumlah 5 tangki,” ujarnya.

Dalam kesempatan kali ini, selain dihadiri ketua umum AAOCI Aan Sulistyo beserta para membernya, nampak hadir Dandim 0815 Mojokerto Letkol Kav Hermawan Weharima, SH beserta jajarannya, Direktur IMM Munawar Tobing, Tim Leader Djarum super Reyhan, Plt Kepala Desa Manduro Adhim bersama masyarakat Desa manduro yang ingin mendapatkan bantuan air bersih.

Bantuan tandon air dari AAOCI

Seperti diketahui, bantuan air besih kali ini diberikan pada dua Dusun yakni Dusun Gajah mungkur dan Dusun Bulu Resik Desa Manduro, bantuan yang diberikan tak hanya air bersih saja, tetapi bantuan yang diberikan juga berupa tandon air, yang langsung dibantukan untuk Musholla dan TPQ Desa setempat.

Sementara salah satu warga setempat Moh Ikwan mengaku ada sejumlah 500 KK yang mengalami krisis air, akibat kemarau yang cukup panjang. Kekurangan air sudah dirasakan di dua dusun ini selama empat bulan, kebutuhan air setiap hari menunggu kiriman tangki air bersih,” jelasnya.

Apabila warga yang tidak mendapatkan air bersih, terpaksa harus mengambil air dari sumber pegunungan yang jaraknya sekitar 15 kilo meter dari kampung ini, itupun sumber air saat ini juga sudah mulai menyusut, “tandasnya.

Baca Juga :   POLRES LUMAJANG LAKUKAN SHOLAD GHOIB,DO'AKAN KORBAN GEMPA DI SULTENG

Dengan datangnya bantuan air tersebut, masyarakat di dua Dusun ini sangat senang dan berbondong -bondong membawa jurigen guna mendapatkan bagian air bersih. (wo)

Telah dibaca : 29 kali.