HOME << KATEGORI : Daerah

Dispertan Tampil Memukau Dengan Tampilan Tari Goyang Karang Kitri

Dispertan Tampil Memukau Dengan Tampilan Tari Goyang Karang Kitri
FOTO Dispertan Tampil Memukau Dengan Tampilan Tari Goyang Karang Kitri

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Gelaran Seminggu di kota Probolinggo (Semipro) yang pada tahun 2019 ini memasuki periode ke 11 ternyata masih menjadi referensi masyarakat kota ini sebagai wahana hiburan sekaligus ajang melihat secara langsung berbagai pernik mulai dari seni, layanan publik, hasil produk UMKM hingga pesona budaya lokal yang semakin mendapat hati di masyarakat.

Salah satu agenda pembuka dalam even Semipro ini, yakni Pawai Budaya yang dimeriahkan oleh berbagai kesenian baik dari wilayah Probolinggo maupun daerah lain di Jawa Timur yang sengaja hadir untuk mensukseskan momen tersebut, diantara wilayah leuar kota berasal dari Kabupaten Banyuwangi dan Jogjakarta, Minggu (01/9).

Begitu juga dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkup pemerintah kota Probolinggo yang ambil bagian dalam Pawai Budaya dengan masing-masing tampilan. Salah satunya adalah Dinas Pertanian dan Ketahanan pangan (Dispertan) kota Probolinggo yang dalam pawai budaya menyuguhkan sebuah tarian yakni Tari Goyang Karang Kitri.

Dengan gerakan yang dipadu dengan kostum bercorak cerah, puluhan penari sanggup menghipnotis penonton yang memadati sepanjang rute yang dilaluinya. Bahkan Walikota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin yang melepas peserta pawai beserta para pejabat yang berada di podium kehormatan menyiratkan rasa apresiasinya atas tampilan penari dari Dispertan.

Mengambil garis start di depan kantor Walikota Probolinggo, pawai budaya selanjutnya bergerak menyusuri Jalan panglima Sudirman, kemudian Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jalan Jenderal Achmad Yani dan berakhir di alun-alun kota. Sepanjang jalan yang dilalui peserta ini, nampak antusias masyarakat untuk menyaksikan gerakan tari Karang Kitri tersebut. Menurut Yoyok, sekretaris Dispertan kota Probolinggo, Tari Goyang Karang Kitri ini menceriterakan para perempuan yang sanggup memberikan dan memanfaatkan lahan yang ada untuk ditanami berbagai tanaman yang bermanfaat utamanya bagi keluarga dan lingkungannya.

Baca Juga :   BUPATI : APRESIASI KEPAHLAWANN RELAWAN PMI LUMAJANG.

Dilihat dari rute yang kali ini cenderung lebih panjang dari tahun sebelumnya, hal tersebut karena permintaan dari masyarakat yang meminta panitia untuk menambah jarak tempuh pawai budaya tersebut, mengingat dengan jarak yang relatif pendek, akan terjadi penumpukan penonton yang rawan terjadinya gesekan antar penonton.(Sf)

Telah dibaca : 10 kali.