HOME << KATEGORI : Mojokerto

Limbah Pabrik Baja PT JMI, di Buang ngawur di Pinggir jalan Baypas.

Ft. Lokasi pembuangan limbah jl raya Baypas jogodayoh.

 

SekilasMojokerto.Com– Limbah pabrik bahan beracun berbaha ( B3 ), dibuang secara ngawur dipinggir jalan raya Baypas tepatnya didepan Perumahan Graha Kahuripan Desa Jogodayoh Kecamatan Mojoanyar Kabupaten Mojokerto, diduga limbah berasal dari PT Jaya Mustika Indonesia ( JMI ) yang berada di Desa Tumapel Kecamatan Bangsal Kabupaten Mojokerto.

Dari keterangan yang dihimpun wartawan menyebutkan, limbah tersebut dibuang dilokasi rencana pembangunan ruko , sejak Minggu (8/10) sekitar jam 19.00, puluhan mobil pengangkut limbah dengan leluasa dan tak pernah merasa bersalah bahwa yang diangkut itu limbah racun berbaya, dibuang sudah tiga hari yang lalu kurang lebih 20 mobil Dump truk mas,” ungkap bu anik warga sekitar pembuangan limbah.

Dijelaskan Anik, lahan yang dibuat pembuangan limbah tersebut diduga lahan milik gunawan rencananya dibuat area Ruko,” katanya.

Peristiwa pembuangan limbah beracun ini diduga kuat berasal dari PT JMI, saat itu diketahui beberapa mobil Dump truk beriringan keluar dari JMI, menuju arah utara tepatnya pertigaan Pacing semua di stop oleh polantas, tak selang lama 3 mobil tetap berlanjut perjalanan, tetapi yang satu mobil Dump truk plat nomer masih gres warna putih digiring Polantas ke pos Polisi Jampirogo ,” ungkap SM awak media tabloid saat mengintai kejadian tersebut.

Hingga hari ini Rabu ( 11/10), mobil Dump truk plat putih L 8216 yz, ber sama muatan limbah beracun masih bertahan di pos polisi jampirogo.

Terpisah, ketika Polantas ditanya Soal Mobil tersebut , membenarkan bahwa mobil tersebut mengangkut limbah, namun pihak Polantas hanya mengamankan mobil terkait buku uji KIR belum terbit kok sudah dibuat operasional, soal limbah bukan kewenangan Polantas, tetapi tadi sudah ada anggota Reskrim yang kesini,” ungkap salah satu Polantas yang tidak mau disebut namanya.( wo).

Baca Juga :   Harapan Ketua DPRD Kota Mojokerto, Naiknya UMK Bisa Berdampak Positif

Telah dibaca : 10 kali.