HOME << KATEGORI : Daerah

Mahasiawa STIH Zainul Hasan Probolinggo Menerima Wasbang dari Dandim 0820/Probolinggo

Mahasiawa STIH Zainul Hasan Probolinggo Menerima Wasbang dari Dandim 0820/Probolinggo
Foto Mahasiawa STIH Zainul Hasan Probolinggo Menerima Wasbang dari Dandim 0820/Probolinggo

Probolinggo, Sekilasmedia.com – Penerimaan Mahasiawa baru di STIH (Sekolah Tinggi Ilmu Hukum) Kraksaan Kabupaten Probolinggo, baru saja ditutup, kini tiba saatnya di gelar pengenalan lingkungan Kampus kepada Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo.

Sejumlah 86 orang siswa mengikuti proses pengenalan lingkungan di kampus Zainul Hasan kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Rabu, (28-8-19)

Pada kesempatan yang baik ini, Komandan Kodim 0820/Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo S.E.,M.I.Pol berkesempatan memberikan pembekalan tentang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) pada Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan, Kab.Probolinggo.

Tampak hadir dalam kegiatan pemberian Wasbang oleh Komandan Kodim 0820/Probolinggo pada Mahasiswa baru STIH Zainu Hasan Kraksaan, Kab Probolinggo,
Kapten Inf Matali, Komandan Koramil 0820/15 Pajarakan, Kapten Czi Bahrain, Komandan Koramil 0820/21 Maron, Muhammad Awaludin Spd.I, Dosen STIH Zainul Hasan, Muhammad Hendra M. Pdi, Pembantu Ketua III STIH Zainul Hasan, dan anggota Dinas Kominfo Kabupaten Probolinggo.

Adapun materi yang diberikan Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Imam Wibowo S.E.,M.I.Pol adalah Wawasan Kebangsaan (Wasbang) tentang kerangka NKRI dan kecintaan terhadap NKRI kepada 86 Mahasiswa Baru tersebut.

Letkol Inf Imam Wibowo menjelaskan Kegiatan pembekalan Wasbang ini dilakukan dalam rangka Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Zainul Hasan Kraksaan Probolinggo.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menguatkan tekad dan semangat mahasiswa baru untuk cinta tanah air, negara dan bangsa dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” Ucapnya.

Pengertian wawasan kebangsaan, yang dijelaskan Dandim 0820/Probolinggo adalah cara pandang Bangsa Indonesia, Pancasila UUD tahun 1945, dan bagaimana mencapai tujuan Nasional yang mencakup perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan.

Baca Juga :   BUPATI DAN WABUP MENCEBUR DALAM BANJIR

“Setiap warga negara wajib memiliki wawasan kebangsaan agar bisa mengutamakan persatuan dan kesatuan negara tercinta. Dalam kerangka NKRI, wawasan kebangsaan adalah cara kita sebagai bangsa Indonesia di dalam memandang diri dan lingkungan untuk mencapai tujuan nasional, mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai kesatuan politik, sosial budaya, ekonomi dan pertahanan keamanan, dengan berpedoman pada falsafah Pancasila dan UUD 1945 atau dengan kata lain bagaimana kita memahami Wawasan Nusantara sebagai satu kesatuan”.jelas Letkol Inf Imam Wibowo.

Dandim  menilai, pembekalan khusus bela negara dan wawasan kebangsaan kepada para mahasiswa dan pelajar cukup penting sejak lingkungan sekolah/universitas merupakan salah satu upaya dalam membentuk karakter pelajar/mahasiswa, mulai sejak dini sehingga beranjak dewasa agar berguna saat nantinya berada berada di lingkungan masyarakat.

“Selain itu, kepada mahasiswa ini untuk selalu mawas diri dan waspada dengan perkembangan yang terjadi saat ini, baik di medsos dan juga internet yang selain menguntungkan dapat berpengaruh buruk yang bisa menghancurkan bangsa dan Kesatuan NKRI,”pungkasnya.(Fahrul)

Telah dibaca : 12 kali.