HOME << KATEGORI : Politik

Meski Banyak Dukungan, La Nyalla Mattalitti Tak Tertarik Jadi Ketua Timses Capres Siapapun, Fokus Maju DPD RI Untuk Empowering

Reporter: tim
Editor: Siswahyu

SURABAYA (sekilasmedia.com) Sebagaimana yang terus bergulir di media sosial dan grup-grup online, yang juga beberapa kali sempat dilansir sekilasmedia.com, dukungan terhadap La Nyalla Mattaliti terus berjalan dari waktu ke waktu untuk menjadi Ketua Tim Sukses bagi pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-KH.Ma’ruf Amin menuju Pilpres 17 April 2019. Dukungan yang terus mengalir, diantaranya dari tokoh berbagai kalangan termasuk ulama kampung muda Nahdlatul Ulama dan generasinya, juga tokoh-tokoh sepakbola. Malah tak jarang yang meminta Ketua Umum PBNU KH.Said Aqil Siradj (SAS, red.) agar segera bertemu La Nyalla untuk membicarakan ketua timses tersebut.

*MESKIPUN MAYORITAS KRITERIA SINKRON ADA PADANYA, LA NYALLA TAK INGIN JADI KETUA TIM SUKSES CAPRES-CAWAPRES SIAPAPUN*
Bahkan sejumlah kriteria untuk menjadi Ketua Tim Sukses Pilpres untuk Jokowi-Ma’ruf sinkron dengan kapasitas dan kapabelitas La Nyalla. La Nyalla dinilai memahami persoalan ekonomi umat, memiliki jaringan yang luas pada organisasi pemuda, begitupun pada jaringan pengusaha maupun jaringan lainnya. Yang tak kalah penting La Nyalla dinilai memahami peta pemilih di Pulau Jawa, lebih-lebih di Provinsi Jawa Timur yang memiliki jumlah pemilih terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Barat dimana Jokowi-Ma’ruf juga memerlukan kemenangan yang signifikan sebagai penentu. La Nyalla juga dinilai relatif netral.

Yang terbaru beberapa jam lalu ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (Romi, red.) menyebut untuk nama Ketua Timses Jokowi-Ma’ruf telah mengerucut pada tiga nama yang dinilai relatif netral, meskipun Romi tidak secara jelas menyebut tiga nama itu namun pada saatnya akan diumumkan sendiri secara langsung oleh Jokowi. Namun dari berbagai perkembangan tersebut, La Nyalla Mattalitti menyatakan tidak tertarik untuk menjadi Ketua Timses bagi Jokowi-Ma’ruf maupun bagi Prabowo Subianto-Sandiaga Uno misalnya. “Saya tidak ada kepentingan soal Pilpres. Itu masing-masing mereka sudah ada yang ngurus,” konfirmasi La Nyalla Mattaliti via sambungan seluler kepada Siswahyu editor sekilasmedia.com yang juga Pimpinan Umum.

Baca Juga :   ORARI JADI UJUNG TOMBAK SUKSES PILKADA.

*LA NYALLA INGIN FOKUS MAJU DPD RI UNTUK IKUT EMPOWERING DPD RI KE DEPAN AGAR ADA YANG LEBIH NGURUSI*
Intinya untuk Pilpres 17 April 2019, La Nyalla Mattalitti menyatakan tidak ada keinginan untuk menjadi Ketua Tim Sukses bagi Capres-Cawapres siapapun. Menurutnya urusan Capres-Cawapres sudah terlalu banyak yang ngurusi. Untuk itu La Nyalla Mattaliti ingin fokus maju DPD RI dari Dapil Jawa Timur dengan dukungan jaringan elemen masyarakat yang telah mengakar di seluruh pelosok Jatim. Apalagi soal DPD RI tidak banyak yang ngurusi padahal diperlukan empowering agar DPD RI berperan sesuai harapan konstitusi, diantaranya harusnya bisa menyalurkan suara daerah-daerah yang diwakili secara maksimal.

Perhatian La Nyalla Mattalitti terhadap DPD RI memiliki kesamaan dengan banyak pihak yang memiliki kepedulian terhadap NKRI serta kepedulian terhadap peranan DPD RI yang harus dimaksimalisasi untuk NKRI terutama menyangkut kesejahteraan rakyat sesuai amanat konstitusi. Dr.Margarito Kamis salah satu Ahli Hukum Tata Negara yang paling ngetop di Indonesia itu juga memiliki pandangan bahwa DPD RI perlu diberdayakan dan memberdayakan diri agar bisa berperan maksimal untuk NKRI. Karena selama ini menurut Margarito, DPD RI masih terkesan seperti anak tiri yang dikucilkan. Bahkan Margarito dengan keras sempat menyatakan, jika DPD RI tetap diberlakukan sebagai anak tiri dan tidak bisa berbenah, mending dibubarkan saja. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926.

Telah dibaca : 10 kali.