HOME << KATEGORI : Daerah

Meski Harga Sapi Murah, Banyak Yang Takut Pelihara Akibat Seringnya Pencurian Sapi

Kapolres Kapolres Lumajang AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM saat turun dilokasi pasar sapi

LUMAJANG, SekilasMedia.com-Memang Banyak yang tidak mengetahui ternyata pasar hewan di Kabupaten Lumajang jawa timur, adalah yang terbesar di Provinsi Jawa Timur. Hilir mudik ratusan bahkan ribuan ekor hewan ternak setiap hari Senin dan Jumat, menandakan betapa tingginya perputaran uang di pasar hewan tersebut. Mulai dari sapi, kerbau, hingga kambing dan juga domba di tawarkan oleh penjual kepada para calon pembeli. Minggu (07/09/2019).

Ponirin, salah satu pembeli dari Kabupaten Situbondo mengatakan hampir setiap bulan dirinya datang ke Lumajang untuk membeli sapi. “Di daerah saya sebenarnya juga ada pasar hewan seperti ini, cuman tempatnya tak seluas ini. Selain itu, harga dari sapi disini relatif lebih murah ketimbang di daerah saya” ungkapnya.

Bahkan beberapa waktu yang lalu, warga Timor Leste yang bernama Taree (pria, 36 tahun) membeli 13 ekor sapi untuk dikirim kembali ke negaranya untuk dijadikan bibit unggul. Meskipun pengiriman hewan sapi tersebut membutuhkan waktu hingga 15 hari, ternyata hal tersebut tak menyurutkan minat warga negara asing untuk mendatangkan sapi terbaik asal Kabupaten Lumajang.

Penjual sapi di Pasar hewan Lumajangpun datang dari berbagai kota, pak sohari (46 th) datang dari pasuruan mengatakan dia datang dari pasuruan untuk menjual sapi di sini karena pasar hewan lumajang yang terbesar se-jatim dan pembelinya bukan hanya lokalan tapi pembeli sapi dari pulau jawa dan kalimantan membelinya ke sini “ kalau jual di pasar hewan lumajang cepat lakunya dan harganya juga tinggi, karena pembelinya kan dari mana-mana. banyak orang kalimantan dan dari jawa barat cari sapi kesini. di pasuruan dan di Probolinggo juga ada pasar hewan tapi kecil dan pembelinya hanya lokalan saja”ucap sohari.

Baca Juga :   Dengan Predikat WBK, Polres Mojokerto Kota Berjuang Menuju WBBM

Kapolres Lumajang AKBP. DR. Muhammad Arsal Sahban SH, SIK, MH, MM yang juga pernah melaksanakan patroli di pasar hewan Lumajang menerangkan, bahwa potensi inilah yang ingin beliau gali agar dapat mendongkrak perekonomian Masyarakat Kabupaten Lumajang.

“Saya melihat dari pasar hewan ini, Lumajang memiliki potensi yang sangat besar khususnya di sektor peternakan sapi. Bahkan saya yakin pasar ini tak kan pernah kehabisan sapi untuk dijual, mengingat sekitar 70% warga Kabupaten Lumajang memiliki hewan ternak sebagai investasi di masa depan, selain itu Masyarakat di kabupaten tetangga juga menjual sapinya di pasar hewan lumajang karena pembelinya datang kalimantan, jakarta dan dari kota-kota lain di Indonesia” ungkap Arsal.

“Sapi disini juga cukup murah. Bahkan jika dihitung hitung dengan biaya transportasi, masih berani di adu dengan harga sapi di Ibukota Jakarta. pengalaman saya bertugas di jakarta, harga sapi seharga Rp 25 juta di Jakarta sama dengan sapi seharga Rp 14 juta dipasar hewan Lumajang. Harapan saya
semoga kedepan semoga tidak hanya mencukupi pangsa pasar Nasional, tetapi sapi Lumajang juga bisa di ekspor ke luar negeri” tutup Arsal

“Tantangan kita saat ini karena masih seringnya terjadi pencurian sapi, sehingga membuat warga banyak yang takut memelihara sapi. masalah ini yang harus kita cari solusinya bersama” ungkap Arsal (lor)

Telah dibaca : 37 kali.