HOME << KATEGORI : Mojokerto

Ngawur…! Limbah B3 Dibuang di Pinggir Jalan Desa.

SekilasMojokerto.com– Limbah pabrik Bahan beracun berbahaya ( B3 ), kembali dibuang secara ngawur dipinggiran jalan perkampungan Dusun Pelabuhan Desa Jetis Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto, limbah pabrik kali ini diduga merupakan limbah padat yang dihasilkan dari pembakaran  bekas batu bara.

Limbah B3 yang terbuang kali sudah dikantongi dengan kemasan, bentuknya sangat lembut seperti debu, limbah diketahui orang kampung saat itu dibuang tengah malam Rabu ( 2/8), disetiap kemasan ada lebel secara jelas bahwa limbah tersebut adalah limbah B3 dari PT Mertex Indonesia, yang berada dijalan raya baypas lengkong Mojokerto.

Dari keterangan warga setempat saat ditemui SekilasMojokerto.com , kebetulan juga merupakan kordinator LSM LIRA, wilayah Jetis Ali swaim menjelaskan, awalnya dia tidak tahu, tetapi setelah ditanyakan warga sekitar, bahwa limbah tersebut akan dibuat urug salah satu warga setempat guna untuk tempat jualan es tebu, entah limbah dari mana tidak tahu, tetapi disetiap kemasan ada lebel PT Mertex,” ungkapnya.

Sementara humas PT Mertex Antok Widiatmoko, saat dihubungi awak media juga merasa kaget, diakui limbah yang dibuang dengan dikemas tersebut dari mertex, tetapi pihaknya sudah melimpahkan melalui tranportir PT Tri jaya Rizki sesuai dengan manufesnya ending nya bakal diangkut ke PT SPS, benar – benar saya tidak tahu ternyata dibuang diwilayah jetis,” jelasnya.

Ditambahkan Antok, dirinya juga korban dari PT Tri jaya, janjinya limbah tersebut diangkut secara prosedur tak taunya dibuang disembarang tempat, apalagi ini dibuang secara ngawur dipinggir jalan besar, pasti pihak PT Tri jaya bakal saya komplain,” katanya.

Saat itu juga Antok mendatangi lokasi serta memanggil pihak tri jaya disuruh angkut kembali limbah tersebut, aneh nya saat mobil truk pemuat limbah datang ternyata bukan mobil pengangkut limbah, justru itu mobil pengangkut tebu.( wo)

Baca Juga :   Kirab Agung Bumi Nuswantara 2018, Angkat Tema Digdaya Maha Patih Gajah Mada

Telah dibaca : 16 kali.