HOME << KATEGORI : Kriminal

Pingin Main PS, Dua Pelajar SMA Gasak Dompet Pedagang Desa

Buleleng Bali,Sekilasmedia.com –
Makin miris mengar kelakuan generasi kita, berstatus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), dua anak baru gede (ABG) ini terpaksa digelandang ke Mapolsek Sawan untuk mempertanggungjawabkan, karena terbukti menggasak dompet milik Made Dewiani, salah seorang pedagang di Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng.

Seijin Kapolres Buleleng, Kanit Reskrim Polsek Sawan, Ipda Kadek Robin Yohana, kedua pelajar ini masing masing berinisial Komang Win (16) dan Kadek Wid (16), mereka ditangkap anggota Satuan Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polsek Sawan beberapa jam setelah melakukan aksi pencurian di warung milik korban.

Dalam melakukan aksinya kedua pelajar ini memanfaatkan kelengahan pemilik warung, yang saat itu sedang sibuk di belakang. Melihat warung sepi, kedua ABG yang diketahui masih mengenakan seragam sekolah berhenti dan langsung menggasak dompet berisi uang serta perhiasan diletakkan di dalam kotak uang.

Korban yang tidak curiga karena mendengar suara sepeda motor, langsung beranjak dari belakang dan menghampiri kedua ABG, yang saat itu berpura-pura ingin membeli bensin dan rokok. Selanjutnya, salah satu anak nakal ini dengan santai membayar rokok dan bensin kepada korban Dewiani.

“Kedua pelajar ini bolos sekolah, kemudian jalan-jalan ke Bebetin sebelum mereka berhenti di sebuah warung membeli bensin dan rokok. Kebetulan, saat itu warung dilihat kosong karena pemiliknya sedang berada di belakang. Kesempatan itulah kemudian digunakan mengambil dompet dalam kotak uang posisinya diatas meja,” terang Kanit Robin.

Kala itu, korban mulanya tak menaruh curiga jika dompet di dalam kotak uang telah raib diembat kedua pelajar tersebut. Namun saat membuka dan melihat di dalam kotak keadaan kosong barulah dia tersadar.

Baca Juga :   Sungguh Kejam...!! Suami Tendang Wajah Sang Istri Hanya Gak Sepahan Soal Nama Anak

“Setelah bayar bensin dan rokok, kedua pelaku langsung tancap gas. Mengetahui dompetnya raib, korban pun langsung berteriak hingga didengar beberapa tetangga. Pelakunya sempat dikejar, namun tak berhasil, hingga korban langsung melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Sawan, ” jelasnya.

Atas laporan korban, pihak polisi tak membutuhkan waktu lama, karena telah mengantongi ciri-ciri pelajar dan langsung melakukan penyanggongan.

“Kedua pelajar pelaku pencurian berhasil kami amankan tanpa perlawanan. Dari pengakuan keduanya uang curian hendak dipakai main PS, ” tambahnya.

Dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti berupa dompet berwarna coklat didalamnya berisi kalung emas seberat 3 gram, satu cincin emas seberat 3 gram dan uang tunai Rp 130 ribu.

“Karena pelaku masih dibawah umur, prosesnya diversi. Keterangan pihak sekolah, kedua murid kini sudah dipecat, ” tandasnya. (soni)

Telah dibaca : 10 kali.