HOME << KATEGORI : Mojokerto

Polemik pedagang benteng tolak relokasi pasar.

Ft. Lokasi lahan yang dikehendaki pedagang Benpas.

SekilasMojokerto.Com– Penolakan soal relokasi pedagang benteng akibat korban kebakaran, yakni menempati lahan di Kedungsari membuat proses penempatan ratusan pedagang korban kebakaran pasar Benteng Pancasila (BP) tak berjalan mulus. Para pedagang mendesak pemerintah daerah menetapkan tempat relokasi di lahan yang akan digunakan untuk ruang terbuka hijau (RTH).

Menurut Freddy, pembina paguyuban pedagang pasar BP Alun-alun mengatakan, sebanyak 190 pedagang korban kebakaran saat ini menginginkan penempatan sementara di lahan bakal RTH. Lahan milik Pemkot Mojokerto seluas 2.500 meter persegi itu terletak di Jalan Benteng Pancasila, tepatnya di seberang pasar yang terbakar.

“Karena lokasinya strategis, sangat dekat dengan tempat berdagang sebelumnya,” kata Freddy.

Sementara tempat relokasi yang disediakan Pemkot Mojokerto berada di Lingkungan Kedungsari, Kelurahan Gununggedangan, Magersari. Lahan ini dinilai para pedagang tidak strategis sehingga mereka kompak menolak tawaran tersebut.

“Tempatnya jauh dari pasar Benpas, untuk menghidupkan lokasi tersebut butuh waktu dua tahun. Sedangkan kami tidak punya modal untuk merintis usaha, kami butuh bisa berjualan yang cepat didatangi pembeli agar kami bisa makan,” ungkap Freddy.

Menurut  Freddy, tempat yang dinilai strategis adalah lahan bakal RTH di seberang pasar BP yang terbakar. “Kalau relokasi sementara di lahan tersebut, kami optimis akan cepat banyak pengunjung karena sangat dekat dengan lokasi semula,” terangnya.

Adanya penolakan dari para pedagang membuat pemerintah menetapkan dua opsi tempat penampungan sementara, yakni di Kedungsari dan lahan bakal RTH. Kepala Disperindag Kota Mojokerto Ruby Hartoyo menyerahkan keputusannya pada Walikota Mas’ud Yunus.“Nanti tergantung penilaian Pak Wali,” katanya.

Untuk relokasi sementara Pemkot Mojokerto menyiapkan anggaran Rp 500 juta, dana dari APBD TA 2017 itu akan digunakan untuk pengurukan lahan, pemasangan paving dan pengadaan 190 tenda untuk kios pedagang.

Baca Juga :   Edukasi Terbaru Polresta Sidoarjo Untuk Masyarakat.

Namun, pengerjaan tempat relokasi sementara baru bisa dilaksanakan pada pertengahan September. Ditargetkan 15 Desember 2017 relokasi akan tuntas. Di lain sisi, pemerintah juga akan memperbaiki pasar BP yang terbakar mulai tahun 2018. Setelah rampung, pedagang akan dikembalikan ke lokasi sebelumnya. (Wo).

Telah dibaca : 16 kali.