HOME << KATEGORI : Mojokerto

Puluhan Petani Tebu Mengeluh Soal Dana PMUK ke Dewan.

Ft. Puluhan petani saat diterima Komisi II diruang Komisi lantai dua

SekilasMojokerto.Com – Puluhan forum petani tebu terpaksa mendatangi gedung DPRD Kabupaten Mojokerto Senin ( 23/10/2017), puluhan petani langsung diterima ketua Komisi II H Winajat SH bersama Anggotanya H Ismail, Subandi dan Mahkfud SH diruang komisi lantai dua.

Dari puluhan petani tebu ini menamakan dirinya forum petani tebu diketuai oleh H Sasmito, dalam kesempatan ini petani mengeluh terkait dana PMUK ( penguatan Modal usaha kelompok) hingga saat ini belum diterima oleh petani secara maksimal.

Ketua Forum petani tebu H Sasmito menjelaskan, dana PMUK adalah dana bergulir yang diterima dari APBN diperuntukkan untuk pembiayaan petani tebu nilainya setiap petani berfariasi antara 13 juta hingga 20 juta, tergantung luas lahan yang dimiliki petani.

,” dikabupaten Mojokerto dana itu diturunkan melalui dinas pertanian, setelah itu dinas pertanian menunjuk koperasi untuk mengelola anggaran tersebut dan disalurkan ke petani, dikhabarkan anggaran PMUK yang dikucurkan ke Kabupaten Mojokerto sekitar 20 milyard.

Ironisnya , lanjut H Sasmito hingga saat ini anggaran tersebut belum semaksimal dinikmati petani, padahal anggaran itu adalah hak petani, sebab itu kali ini saya mewakili petani Kabupaten Mojokerto mengeluh ke DPRD agar mendapat solusi yang terbaik yakni anggaran PMUK bisa diterima petani secara maksimal,” jelasnya.

Sementara Ketua Komisi II H Winajat SH dalam forum tersebut menyampaikan, pihaknya segera nenindak lanjuti dengan secepatnya menggelar rapat pimpinan setelah itu akan mererekomendasi serta mendatangi institusi terkait yakni Dinas pertanian, PG gempolkrep, maupun Koperasi yang ditunjuk untuk mengelola dana PMUK tersebut.

Hasilnya, secepatnya akan kami sampaikan langsung kepada forum petani tebu Kabupaten Mojokerto, ” pungkasnya.( wo)

Baca Juga :   Bersama PPL Babinsa Randugenengan Koramil Dlanggu Dampingi Poktan Pengubinan Padi
Telah dibaca : 11 kali.