HOME << KATEGORI : Mojokerto

Rapat Koordinasi dan Silaturahmi FKUB, Bersama Wabup

SekilasMojokerto.Com- Wakil Bupati sekaligus Ketua Dewan Penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Mojokerto, Pungkasiadi, menyebut jika kondisi sosial masyarakat yang heterogen merupakan kekayaan bangsa sebagai penunjang terwujudnya tujuan pembangunan. Hal ini disampaikannya pada acara Rapat Koordinasi dan Silaturahmi FKUB, Rabu (25/10/2017) kemarin pagi.

“Kondisi sosial masyarakat yang heterogen mulai dari sisi etnis, bahasa, kultur, dan agama merupakan kekayaan bangsa dalam menunjang tujuan pembangunan. Namun heterogenitas juga dapat memicu gesekan dan konflik horizontal antar elemen masyarakat.  Maka para pemimpin agama dan pemerintah selaku regulator wajib menjaga kerukunan umat beragama,” ucap wakil bupati.

Diantara masalah kerukunan umat beragama yang makin komplek, yang rawan menjadi konflik yakni terkait pendirian rumah ibadah. Namun wakil bupati menjelaskan bahwa permasalahan tersebut dengan musyawarah mufakat dengan mengacu Peraturan Bersama Menteri Nomor 8 dan 9 tahun 2006.

“Pendirian rumah ibadah kerap menjadi konflik di tengah masyarakat. Namun sebenarnya hal tersebut dapat diselesaikan dengan musyawarah mufakat dengan mengacu Peraturan Bersama Menteri Nomor 8 dan 9 tahun 2006 sebagai landasan yuridis dengan mempertimbangkan kearifan lokal,” lanjutnya.

Edy Taufiq selaku Kepala Badan Kesatuan dan Politik (Bakesbangpol) dalam laporannya juga menjelaskan bahwa permasalahan yang sempat terjadi, terkait renovasi Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Desa Wonokusumo, Kecamatan Mojosari yang telah dimusyawarahkan pada tanggal 19 Oktober lalu.

“Pada tanggal 19 Oktober lalu kami telah menggelar musyawarah bersama FKUB, MUI serta masyarakat sekitar terkait masalah renovasi atau rehab rumah dinas GKJW Wonokusumo, Mojosari. Alhamdulillah, sudah tercapai hasil yang baik dan disepakati bersama. Belum lama ini kami juga menggelar pertemuan FKUB di kompleks Budha Tidur di Trowulan. Kami harap komunikasi seperti ini bisa dilaksanakan sesering mungkin,” papar Edy.

Baca Juga :   Jambret Kalung belum sempat Kabur, dimassa warga

Acara ini juga dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesra, Agus M. Anas, Ketua MUI Kabupaten Mojokerto, KH Maschul IsmaiL, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Mojokerto, Oktario Hutapea. ( wo)

Telah dibaca : 11 kali.