HOME << KATEGORI : Mojokerto

Untuk Memberantas Prostitusi Terselubung, DPRD Kota Mojokerto Sarankan Tegakkan Perda.

Ft. Dwi Edwin.

SekilasMojokerto.Com- Pasca Penutupan lokalisasi Balongcangkring Kota Mojokerto, tempat prostitusi justru semakin liar buktinya Satuan Pamong praja sudah yang kedua kalinya membongkar warung remang yang disinyalir sebagai tempat prostitusi, selain itu tempat mesum di Kota Mojokerto yang lebih ngetren sekarang ini adalah rumah kos- kosan, Hotel dan ruang Karaoke.

Sekretaris Komisi II DPRD Kota Mojokerto, Dwi Edwin Endra Praja, mengatakan “untuk membersihkan prostitusi terselubung Solusinya adalah dengan di tegakkannya aturan Perda, jika kurang ada efek jera kita rapatkan kembali bersama eksekutif perda yang seperti apa yang bisa membuat efek jera kepada pelakunya. 

Kalau solusi dari saya adalah pelaku di beri hukuman sosial seperti di pekerjakan setiap harinya selama 3 bulan di panti jompo atau panti asuhan di Kota Mojokerto agar pelaku tau bagaimana rasanya nasib orang yang tidak beruntung dengan tujuan agar mereka sadar kalau perbuatannya tidak benar. 

Kalau hanya sekedar di penjara 3 hari tidak bakal jera selain itu dengan pengecekan saat check in harus menunjukkan KTP dengan status menikah dan alamat yang sama jika ada yang check in baik di hotel, kost-kostan dan home stay alam satu kamar dan lawan jenis utk hotel, home,” tandasnya Senin ( 16/10/2017)

Selain hotel, kost-kostan dan home stay rumah bernyanyi atau karaoke juga menjadi sorotan.

” Usulan dari saya untuk perda berikutnya adalah adanya anggaran CCTV di setiap ruang karaoke di seluruh Kota Mojokerto dan bisa di lihat secara langsung di website pemerintah Kota Mojokerto agar bisa di kontrol oleh semua pihak jika ada penyalahgunaan fungsi ruang karaoke,” Pungkasnya.(wo).

Baca Juga :   Bati Tuud Koramil 0815/08 Dawarblandong Hadiri Pelantikan Perangkat Desa
Telah dibaca : 15 kali.