Mr Jo, Kurnia, Dr Jeni dan R.Tri Harsono
Editor: Siswahyu
YOGYAKARTA (Sekilasmedia.com) Pada masa lalu ada banyak kearifan lokal yang sebenarnya memperkuat Ekonomi Kerakyatan.
*MASA LALU KETAHANAN EKONOMI RAKYAT KUAT*
Sehingga meskipun pada masa lalu banyak ekonomi rakyat yang tidak ‘gemebyar’ namun ketahanannya bisa begitu kuat. Bahkan memungkinkan untuk menghindarkan rakyat dari kemiskinan ekstrem.
Hal tersebut diungkapkan R.Tri Harsono pemerhati masalah sosial, dalam diskusi terbatas soal Ekonomi Kerakyatan, di Yogyakarta.
*LUMBUNG PADI HINDARKAN KELAPARAN*
Menurut R.Tri Harsono diantara kearifan lokal yang efektif di Indonesia pada waktu masa lalu, juga di Yogyakarta dan Pulau Jawa umumnya, ialah adanya Lumbung Padi.
Fungsi Lumbung Padi adalah menyimpan padi hasil panen yang sudah dikeringkan, bukan berupa beras, agar bisa bertahan lama bahkan hingga satu tahun. Sehingga bisa menjadi bagian Ketahanan Pangan, seumpama pada musim berikutnya mengalami gagal panen, maka masih ada stok padi sehingga terhindar rakyat kecil dari kelaparan.
*PEMERINTAH JANGAN MUDAH IMPOR BERAS*
“Pemerintah jangan hanya mudah impor beras. Karena yang diuntungkan dari impor beras bukanlah petani dan rakyat kecil. Pemerintah kok kalah dengan spekulan,” tandas R.Tri Harsono, yang juga minta pemerintah segera memberi luasan lahan pertanian yang cukup untuk petani, sekaligus mempercepat recovery Ketahanan Pangan. Misal satu keluarga mengelola minimal satu hektar lahan.
Menurutnya petani, terutama rakyat kecil, juga harus diberi berbagai kemudahan untuk menjadi garda bagian Ketahanan Pangan.
*PERLU STIMULAN HIDUPKAN LUMBUNG PADI*
“Pemerintah juga perlu memberi stimulasi untuk menghidupkan Lumbung Padi. Jadi, petani perlu diberi keluasan lahan dan stimulasi Lumbung Padi. Dan hal ini jika dilaksanakan meluas dan konsisten juga bisa mengikis kemiskinan,” kata R.Tri Harsono. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926.







