Daerah

WARGA DILATIH SIAP HADAPI BENCANA

×

WARGA DILATIH SIAP HADAPI BENCANA

Sebarkan artikel ini

 Lumajang(sekilasmedia.com) merupakan Daerah rawan bencana karena Geologi dan Geografi yang sangat dinamis. Demikian isi sambutan Plt. Bupati Lumajang, dr. Buntaran Supriantio, M. Kes., saat bertindak sebagai Pembina Apel Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang dipusatkan Lapangan Desa Tegalrejo Kecamatan Tempursari, Kamis pagi (26/04/18).

Sebelum Apel dimulai, digelar Gladi lapang bencana, serta cara – cara mengatasi apabila ada bencana gempa / bencana tsunami yang datang, hal tersebut di peragakan oleh Warga setempat, di lengkapi mobil – mobil ambulance dari PMI Lumajang, puskesmas Keliling dan Mobil BPBD dll.

Dalam kesempatan tersebut Plt. Bupati  beserta rombongan meninjau selter yang ada. Di dalam selter tersebut terdapat Media centre, Bankom, Pusdalops, Dapur Umum, Hunian, Pos Kesehatan, Trauma centre.

BACA JUGA :  Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan

Dalam Amanatnya  Plt. Bupati menyampaikan, Dalam menghadapi suatu bencana Masyarakat harus tahu kemana masyarakat harus lari dan kemana harus menyelamatkan diri.

“Adanya korban korban ini bukan karena bencananya sendiri di karenakan bisa saja masyarakat panik dan saling bertabrakan” ujarnya.

Dengan ini Masyarakat harus selalu waspada terhadap kemungkinan bencana yang akan datang, serta harus tahu apa yang harus di lakukan.

Ia menghimbau kepada masyarakat, agar berpartisipasi dan turut menyukseskan hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional dengan membangun Kesadaran, Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana. Intinya, masyarakat  siap untuk selamat.

BACA JUGA :  Bendera Baliho Dicabut di Tempat Kunker Jokowi, PDIP Gianyar Terpukul

Dalam Apel tersebut Kepala BPBD Kab. Lumajang, Ir. Teguh Widjayono melaporkan maksud dan tujuan Gladi Lapang Kesiapsiagaan Bencana, yaitu memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada Masyarakat yang ada di daerah Kabupaten Lumajang kususnya bencana tsunami. Ini bertujuan melatih kemandirian kepada Masyarakat guna mempersiapkan diri untuk menjadikan masyarakat tanggap bencana.
Setelah Apel selesai Plt. Bupati di dampingi Forkopimda, forkopimca beserta Undangan VIP menandatangani prasati EWS (Early Warning System) dan menyerahkan bantuan bingkisan bagi anak difabel yang terlibat dalam hari itu. Bingkisan tersebut diserahkan  kepada 6 anak terdiri dari Aldo Jodran Saputra ,Daniel Andrian Ardyansyah, Wisnu Haribawono, Yolana Cindila Ayu, Clarisa Cyntia Bela, Adinda Putri Amelia,”pungkasnya(kar)