Daerah

Bupati — Wabup Akan Bekerja Ekstra menyelesaikan problematika yang ada di masyarakat”,

×

Bupati — Wabup Akan Bekerja Ekstra menyelesaikan problematika yang ada di masyarakat”,

Sebarkan artikel ini

Lumajang,sekilasmedia.com— Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, MML., menginginkan ada jembatan antara kesadaran pemerintah dengan masyarakat, karena problematika yang ada di masyarakat harus dengan cepat ditangani dan diselesaikan. Hal itu diungkapkan Cak Thoriq saat bersama Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., menghadiri kegiatan Pemantapan Pendamping dan Operator SDM Program Keluarga Harapan (PKH), di Aula SMKN 2 Lumajang, Selasa (16/10/2018) siang.

Bupati Lumajang, menginginkan, ada jembatan antara kesadaran pemerintah dengan masyarakat, karena problematika yang ada di masyarakat harus dengan cepat ditangani dan diselesaikan.

BACA JUGA :  HMI UNIM Dengan Tegas Menolak Kerusuhan Yang Terjadi di Gedung MK Terulang Lagi

“Saya dan Bunda Indah akan bekerja secara ekstra untuk menyelesaikan problematika yang ada di masyarakat”, ungkapnya.

“Harapan saya buat teman-teman PKH dapat menjadi bagian dari harapan dan upaya antara orang-orang yang berkebutuhan untuk pertolongan dalam konteks kemiskinannya, kesehatannya, bagaiman keluarga yang tidak mampu.

Itu semua agar terfasilitasi supaya dapat diselesaikan dengan cepat,” tambahnya.

Semantara itu, Bunda Indah, panggilan akrab Wakil Bupati Lumajang, berharap teman-teman PKH dapat menginformasikan masalah atau persoalan apa saja yang sedang berada di dalam masyarakat, sehingga pemerintah akan mengetahui dan menangani secara cepat.

BACA JUGA :  Tomi Gandhi Sasongko : Eforia Masyarakat Ingin Prabowo - Gibran Jadi Presiden 2024 Tak Terbendung Lagi

” Plt. Dinas Sosial harus bisa bersinergi dengan temen-temen PKH. Begitu juga sebaliknya, temen-temen PKH harus nurut kepada Dinas Sosial selaku dinas yang menaunginya, selama itu sesuai dengan aturan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut bertujuan agar pendamping dan operator SDM PKH dapat meningkatkan pemahaman, pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan para SDM, agar dapat melaksanakan tugasnya secara baik.

Pemantapan tersebut diikuti oleh kurang lebih 136 SDM PKH,”tutupnya(kar)