Pemkab Sidoarjo Ajak Awak Media Perangi Hoaks dan Pemilu Damai 2019

×

Pemkab Sidoarjo Ajak Awak Media Perangi Hoaks dan Pemilu Damai 2019

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo sekilasmedia.com-Puluhan wartawan dari berbagai media hadir di hotel Premier Place, Juanda, Sidoarjo, Kamis (4/10) untuk mengikuti “Pembinaan Insan Pers di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo”.

Seminar yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo)  Kabupaten Sidoarjo ini disambut baik oleh kalangan wartawan guna mempertajam kemampuan bidang jurnalistik.

Hadir dalam acara ini dua pakar ilmu komunikasi untuk membagi ilmu mereka kepada rekan sejawat, yakni; DR. Sirikit Syah pengajar di STIKOM (Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Surabaya) dan Kandi Aryani S. Sos., M. Med. Kom pengajar dari Universitas Airlangga Surabaya.

Acara yang mengundang seluruh media baik cetak, elektronik, maupun media online di lingkungan kabupaten Sidoarjo tersebut turut dihadiri oleh Bupati Sidoarjo Saiful Ilah.

Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Y. Siswojo dalam laporannya menyampaikan, kegiatan pembinaan insan pers bagi wartawan yang bertugas di lingkungan pemkab Sidoarjo ini ada dua tujuan, pertama untuk memberikan wawasan pada insan pers dalam peliputan pemilu 2019 untuk mewujudkan pemilu damai.

BACA JUGA :  PENERTIPAN SURAT KENDALI TRUK PENGANKUT PASIR DI KAB LUMAJANG.

Kemudian tujuan yang kedua memberikan pengetahuan bagaimana cara mengenali sebuah informasi, apakah itu informasi hoax tidak.

“ Peran media dalam menjaga situasi tetap kondusif dan aman, khususnya dalam meliput pemilu 2019 sangat penting, setiap perkembangan tahapan pemilu masyarakat harus tahu, disinilah peran media. Selain itu perang melawan hoax menjadi agenda utama saat ini dalam menghadapi agenda pemilu 2019.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Saiful Ilah mengatakan  kepada insan media pentingnya menjaga indepensi dalam menulis berita, wartawan dituntut bekerja profesional dengan mengedepankan cek and ricek sebelum memberitakan.

“ Di era pesatnya arus informasi sekarang ini, media sosial menjadi primadona dalam penyebaran informasi, namun kita semua harus waspada, tidak semua informasi tersebut akurat, sekarang ini banyak informasi hoax yang disebar lewat media sosial”, terang Saiful Ilah.

Lebih lanjut Ia mengatakan, “peran media sangat penting dalam menangkal informasi hoax, wartawan diminta tidak tergesa – gesa dalam menerima informasi, untuk itu mari kita perangi hoax bersama dengan menyajikan berita yang berkualitas dan sesuai dan sesuai fakta dilapangan”.ujarnya.

BACA JUGA :  Ning Ita Buka Sosialisasi dan Workshop Tender dan NonTender SPSE 4.3

“Sidoarjo itu kinerjanya terbaik seluruh Indonesia. Indonesia ada 514 kab/kota tapi ada 10 yang mendapatkan kinerja terbaik. Urutan yang nomor satu adalah kabupaten Sidoarjo nilai tertinggi dan terbaik di Indonesia,” pungkas Saiful Ilah disambut riuh tepuk tangan.

Narasumber yang pertama, yakni DR. Sirikit Syah memberikan ilmunya “Peran Pers dalam Membangun Pemilu yang Berkualitas”. Ia menjelaskan tentang bagaimana pers seharusnya tidak melanggar kode etik jurnalistik yang ada, seperti selayaknya bersikap netral dan tidak memberikan opini pribadi dalam output media.

Sementara narasumber kedua datang dari Kandi Aryani. berbagi pengetahuannya bertajuk “Media Sosial, Pers, dan Pertanyaan Mengenai Kebenaran”, membahas tentang bagaimana kekuatan hoax masih beredar dikalangan masyarakat bahkan dari kalangan berpendidikan sekalipun. (kominfo/sud)