
Lumajang,sekilasmedia.com-
Telah dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi Kamtibmas Forkompimka Pasirian dengan Kepala desa dan Kasun Se-Kecamatan Pasirian. Yang bertempat di pendopo kecamatan pasirian kab lumajang.Jum’at (12/10/2018)sekira pukul 21.45 Wib.
Hadir dalam giat tersebut sekitar 90 orang diantaranya Forkompimka Pasirian, beserta Staf kecamatan pasirian kenudian Bhabinkamtibmas dan Babinsa Se-Kecamatan pasirian dan semua Kepala desa Se Kecamatan Pasirian juga Seluruh Kepala Dusun Se-Kecamatan Pasirian dan Dinas UPT Peternakan dan perikanan kec pasirian.
Dalam sambutanya Camat Pasirian Iwan Hadi Purnomo S.STP, mengucapkan rasa terima kasih kepada semua undangan yang hadir dalam hal ini semua Kepala Desa dan Kepala Dusun dan Dinas UPT Peternakan dan Perikanan Sekecamatan Pasirian dalam rangka Rapat Koordinasi Forkompimka terkait untuk antisipasi keamanan peternakan sapi yang selama sering terjadi rawan pencurian diwilayah Pasirian pada umumnya Wilayah lumajang,”ungkapnya.
Kapolsek Pasirian AKP Zainul Arifin , S.H menyampaikan bahwa kita berkumpul disini bertujuan untuk bersama sama berkoordinasi bagaimana caranya mencegah terjadinya kriminalitas.
Bahkan kejadian kriminalitas yang selalu meresahkan dan sering terjadi di masyarakat adalah pencurian, curat, curas, curanmor dan Curhewan.Dengan demikian atas terbatasnya personil TNI dan POLRI maka guna menciptakan situasi yang aman agar tercapai Situasi aman dan Kondusif. maka sangat diperlukan kerjasama dan peran serta dari aparatur pemerintahan desa dan masyarakat untuk saling mendukung.
Kemudian ada satu hal yang harus perlu difahami dan dilaksanakan dari sisi kewajiban perangkat desa salah satunya adalah memelihara ketentraman dan ketertiban masyarakat di desanya.
Selain itu Cara bertindak kita guna menciptakan keamanan sesuai program kapolres salah satunya adalah membuat portal di pintu keluar masuk desa dan program kandang kumpul,”tegasnya.
Masih menurut Kapolsek Pasirian Dengan tujuan salah satu upaya guna menghambat dan menghindari pencurian sapi adalah dengan di rantai dan di gembok.
Bahkan Bukan itu saja, bila perlu untuk sepeda motorpun juga harus di rantai.
Untuk itu Kapolsek memohon para kasun untuk cepat memberikan informasi kepada aparat kepolisian agar cepat dalam penanganan dan bertindak. Maka dari itu kita bentuk grup WA untuk para kasun se-kecamatan pasirian guna kecepatan informasi bila ada kejadian.
Kemudian sangat perlu ditingkat Ronda/ siskamling perlu di galakkan lagi dan mohon para kasun selalu melakukan pengecekkan di poskamling yang ada di dusunnya,”tegasnya.
Penyampaian UPT Dinas pertanian dan peternakan kec pasirian meminta kepada pemilik ternak hewan sapi untuk kandang kumpul merupakan solusi terbaik guna keamanan hewan ternak karena mudah pemantauan.
Sementara dengan adanya program asuransi bagi pemilik ternak sapi juga salah satu upaya yang menguntungkan bagi peternak sapi. Maka dari itu kami harapakan para pemilik sapi dapat mengasuransikan hewan ternaknya.Dikarenakan asuransi ternak sapi bertujuan untuk mengantisipasi gagal panen dalam arti kehilangan dan kematian bagi sapi peliharaan.
Untuk program asuransi adalah diutamakan sapi ternak betina.resiko sapi mati asuransi keluar 100 persen dan apabila hilang asuransi keluar 70 persen,”ungkapnya.
Nampaknya sebelum acara rapat koordinasi ditutup diadakan sesi tanya jawab didapatkan hasil dan saran dari para undangan yang hadir, seluruh kepala dusun mendukung program kandang kumpul dan sapi dirantai.
Disisi lain yang perlu diperhatikan untuk HT para kasun agar kiranya para kepala desa memikirkan.
Sedang untuk curhewan mayoritas melewati persawahan jadi kiranya siskamling juga dilakukan di kandang kandang masyarakat.
Kemudian bhabinkamtibmas dan babinsa adalah ujung tombak di desa jadi agar kiranya di persenjatai.
Kepala Desa Condro Supirno S.Sos mewakili kepala desa se-kecamatan pasirian sangat setuju dan mendukung sekali dengan program kandang kumpul dan rantai untuk sapi peliharaan.






