POLISIKU

POLSEK PASIRIAN BERHASIL GAGALKAN PENCURIAN SAPI

×

POLSEK PASIRIAN BERHASIL GAGALKAN PENCURIAN SAPI

Sebarkan artikel ini

LUMAJANG, SekilasMedia.Com-Telah Terjadi tindak pidana pencurian hewan Sapi diwilayah hukum Lumajang, tepatnya di Dusun.Krajan, Desa.Bades Kecamatan. Pasirian,Kab.Lumajang senin(26/11/2018).

Terjadinya pencurian hewan milik Muhammad Fatoni Warga Dusun Krajan, Desa. Bades, Kec.Pasirian Kabupaten Lumajang, sekira pukul 03.35 Wib. dan di duga para pelaku masuk kedalam kandang tersebut dengan cara masuk lewat pintu belakang yang cuma terikat dengan tali,
Dan kemudian para pelaku dengan mudahnya melepas tali sapi yang diikatkan pada kayu patok dalam kandang tersebut, dan segera menuntunnya keluar kandang.

BACA JUGA :  Buka Pendidikan Sespimti dan Sespimen, Kapolri Minta Jangan Ada Kluster Baru Covid-19

Korban terkejut Saat akan memberi makan sapi nya di lihat sapi sudah tidak ada, lalu korban meminta bantuan warga sekitar,dan Polsek yang mendapat informasi tersebut segera mendatangi TKP, dan bergabung dengan warga beserta staf Desa untuk melakukan upaya pelacakan,yang alhamdulillah membuahkan hasil diketemukannya ketiga sapi tersebut.

Pertama di temukan di sekitar gunung Tambu Desa Bago kemudian yang kedua di temukan di seputar gunung Pucangrangga Desa. Condro dan yang ketiga di seputar perkampungan Sampit Desa Madurejo perbatasan Desa Lempeni Kecamatan Tempeh sekitar pukul 06.35 Wib.

Diperkirakan kerugian pemilik sapi yang bernama nama M. Fatoni sekitar Rp. 40.500.000.Namun atas kesigapan anggota Polsek Pasirian investasi sebesar Rp. 40.500.000 tidak jadi melayang.

BACA JUGA :  Kapolres Labuhanbatu Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut atas Respons Cepat Layanan 110

Kapolres Lumajang AKBP DR Muhamad Arsal Sahban SH SIK MH MM yg mendengar kabar tersebut merasa salut dengan kinerja anggotanya” hebat saya acungi jempol karena berhasil menggagalkan pencurian hewan ini,”ucapnya

Dengan begitu M.fatoni tidak jadi kehilangan hewan ternaknya tetapi saya akan terjunkan timsus Reskrim Buru sergap untuk memburu pelaku curi hewan tersebut agar tidak terjadi hal serupa di tempat lainnya dan masyarakat tidak risau atas kejadian tersebut.” pungkasnya(Maria)