Daerah

Hotel Bintang Lima, 2019 Wajib Kantongi ISO 9001

×

Hotel Bintang Lima, 2019 Wajib Kantongi ISO 9001

Sebarkan artikel ini

Badung Bali,Sekilasmedia.com –
Aksi bersih bersih di Pantai Nusa Dua, oleh ITDC dengan menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, bersama beberapa komponen masyarakat, belum lama ini, dibarengi dengan menanam pohon langka, tepatnya di Pulau Nusa Dharma dan sekitarnya.

Kepala DLHK Badung, Putu Eka Merthawan, menyampaikan, sangat apresiasi karena telah dilibatkan untuk membersihkan lingkungan. Dia juga  mengucap terima kasih kepada OJK yang  menyumbang 1.000 pohon.

” Kalau bisa ditambah supaya menjadi jutaan pohon yang  ditanam, ” ucapnya.

Eka juga memuji ITDC yang masih terus berinovasi. Bahkan berjanji akan terus menggenjot pariwisata pro lingkungan bersama ITDC. Terlebih untuk tahun 2019 nanti, dimana semua hotel bintang lima pengolahan limbahnya wajib memenuhi ketentuan ISO 9001.

Selain itu, pada tahun 2019 instansinya juga akan menyasar pengolahan limbah B3, ternasuk sampah hasil rumah sakit. Program yang akan dijalankan itu, sebagai komitmen untuk menjaga pariwisata dan lingkungan di Bali agar tetap terjaga sebaik mungkin.

BACA JUGA :  Gencarkan Operasi Pasar Beras Murah, Upaya Pemkot Stabilkan Harga

Sebab, ISO 9001 tersebut menyangkut manajemen pengelolaan yang  berkelanjutan, dan itu akan dijadikan standar oleh komponen pariwisata lain untuk bersaing. Jika ada yang perlu dengan instansinya, Eka menyebut cukup dikontak via aplikasi Whatsapp, maka timnya akan bergerak.

” Semakin banyak hotel yang mempunyai ISO 9001, maka pariwisata Badung dan Bali akan semakin diperhitungkan. Saya apresiasi ini, pohon waru yang ditanam termasuk pohon langka harus berlanjut, ” tutupnya.

Sementara, Managing Director ITDC Nusa Dua, Wayan Karioka, menyambut positif apa yang disampaikan Eka Merthawan, sekaligus berterima kasih atas partisipasi DLHK Badung. Dia juga mengklaim sebenarnya hotel di ITDC selama ini sudah melakukan pengolahan limbah dengan baik, tinggal menyesuaikan saja apakah sudah masuk atau belum standar ISO 9001.

BACA JUGA :  Percepat Pembangunan Infrastruktur, Bupati Blitar bersama Wakil Bupati Blitar Audensi dengan Menteri Pekerjaan Umum

Menurutnya, daerah tujuan wisata merupakan tulang punggung perekonomian Bali. Sehingga pariwisata sangat terkait bagaimana memelihara lingkungan. Hal ini  sesuai kearifan lokal yang ada melalui Tri Hita Karana yang menjadi napas masyarakat Bali, yakni bagaimana menjaga lingkungan.

” Tiap tahun ada inovasi, ini membantu kami menjaga kawasan wisata dengan baik. Mudah-mudahan langkah ini dapat bermanfaat bagi generasi kita dan pariwisata Bali khususnya, ” tandasnya.

Dipihak lain, Deputi Direktur Manajemen Strategis, Edukasi, Perlindungan Kunsumen dan Kemitraan Pemda OJK Regional VIII Bali Nusra, Handi, menambahkan, jika aksi bersih-bersih dan penanaman pohon ini adalah bentuk menjaga palemahan atau lingkungan yang lebih baik.

” Ini tindak lanjut komitmen kami saat pelaksanaan IMF- World Bank menyumbang 1.000 pohon yang  ketika itu diawali secara simbolis 20 pohon, ” pungkasnya. (son)