
Denpasar Bali,Sekilasmedia.com-
Terkait reklamasi Teluk Benoa, Anggota Komisi II DPRD Bali, A.A. Ngurah Adhi Ardhana, menyarankan, DPRD Bali agar merumuskan suatu rekomendasi, menyusul adanya ijin lokasi baru yang dikeluarkan Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti.
Bahkan, pihak Komisi II tidak menginginkan, terjadi kembali situasi penolakan yang dilakukan oleh rakyat selama lima tahun terakhir terulang.
” Kalau boleh saran, kami minta kepada DPRD untuk merumuskan suatu rekomendasi apa yang sebenarnya dikehendaki oleh masyarakat kita di Bali ini. Seperti yang kita pahami, ada banyak kekeliruan sebenarnya dalam pengeluaran ijin lokasi yang baru, ” ujarnya dalam rapat Perpanjangan Pembahasan Revisi Perda RTRWP Bali, di gedung dewan, Jumat (28/12).
Dihadapan sejumlah dewan, Adhi Ardhana menambahkan, pembahasan RTRWP pun masih tersangkut dengan Perpres No.51 Tahun 2014. Oleh karena itu, sebaiknya membuat sikap terkait dengan Perpres tentang Perubahan atas Perpres No.45 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan (Sarbagita) itu.
” Sebagaimana juga visi misi bapak gubernur yang sudah kita sepakati secara demokratis sewaktu pemilihan gubernur kemarin, ” tambahnya.
Mengenai usulan dari anggotanya tersebut, Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur yang saat ini berada di Jakarta dan langsung dikatan kembali ke Bali di hari yang sama. Dimana, tujuan Gubernur ke Jakarta untuk membahas tentang masalah terbitnya ijin lokasi baru terkait rencana reklamasi Teluk Benoa dengan para pejabat negara dan petinggi partai di sana.
Dalam hal ini, menyikapi masalah tersebut agar tidak kembali menimbulkan kegaduhan di masyarakat.
” Rasa-rasanya Pak Gubernur dan kita sudah satu haluan, satu kata, rasanya itu (reklamasi Teluk Benoa, red) tidak mungkin akan diterapkan, ” kata Wiryatama.
Ia juga mengaku masih menunggu hasil pembahasan Gubernur di Jakarta sebelum membuat suatu keputusan. Namun, pihaknya sepakat, jika Bali jangan lagi dibawa ke titik nol terkait rencana reklamasi Teluk Benoa.
” Kita tunda dulu sementara (membuat rekomendasi, red) sampai kita dapat koordinasi intens dengan Pak Gubernur. Mungkin nanti sore atau besok saya pasti ketemu Pak Gubernur, sudah janji tadi, ” tandasnya. (son)






