
Sidoarjo Sekilasmedia.Com-Badan kependudukan dan keluarga berencana nasional (BKKBN) bekerja sama dengan menggandeng mitra kerja komisi IX DPR RI untuk mensosialisasikan program keluarga berencana (KB ) di berbagai daerah diantaranya wilayah surabaya dan sidoarjo .
Hari ini ada di wilayah surabaya Sidoarjo jawa timur.
badan kependudukan dan keluaraga berencana nasional (BKKBN) terus mensosialisasikan progam keluarga berencana (KB) ke berbagai daerah surabaya – sidoarjo/ khususnya di wilayah jawa timur.
ada beberapa progam yang di sampaikan saat sosialisasi di kelurahan kejawan kecamatan bulak kota surabaya.
salah satunya adalah progam pembangunan keluarga diharapkan pada progam ini orang tua dapat mengetahui perubahan pada anak saat berada di luar rumah.
ternyata warga di wilayah kenjeran ini rata-rata sudah mempunyai dua anak walaupun sebagian masyarakat ada yang punya lebih dari dua anak, kita selalu menghimbau kepada warga yang sudah punya dua anak untuk ikut kontrasepsi jangka panjang. contoh nya KB ayudi atau KB implan serta peran pria untuk ikut KB.
Sementara kepala bidang pengendalian penduduk , Sofia hanik mengatakan provinsi jawa timur memang sudah sukses dalam progam KB trf kita sudah 2,1 hasil dari tahun 2017 . paling rendah di seluruh indonesia walaupun jatim penduduknya 39 juta nomor dua setelah jawa barat , harapan kita bukan hanya progam KB saja kita juga ingin meningkatkan kualitas keluarga bahagia dan sejahtera melalui progam pembangunan keluarga.” pungkasnya.
Sementara itu lucy kurniasari anggota DPR RI komisi 9 getol melakukan sosialisasi terkait pentingnya mengikuti keanggotaan BPJS kesehatan dan BPJS ketenaga kerjaan ,karena dua badan milik pemerintah ini mampu menjamin kesehatan dan jaminan hari tua pesertanya .
perlu diketahui saat ini kepersertaan KB pria yang masih dinilai kurang, sementara KB pria masih pada posisi 22%/ harapan kedepan bisa meningkat untuk kesertaan KB pria sedangkan untuk kesertaan KB keseluruhan BKKBN jawa timur sudah mencapai target dari target yang di tetapkan pusat 62% kita sudah diatas 72%/ jadi rata-rata masyarakat sudah sadar untuk ikut KB,”bilangnya ( sud )






