
MOJOKERTO -Sekilasmedia. Com-DPRD Kota Mojokerto kali ini menggelar rapat dengar pendapat soal normalisasi kali Sadar dan program lanjutan di tahun 2019 serta program persiapan pengendalian banjir bersama Dinas PUPR Kota Mojokerto, Dinas BAPPEKO dan Balai Besar Wilayah Sungai Brantas (BBWS), pada Senin (21/1/2019)
Seperti yang disampaikan ketua DPRD Kota Mojokerto Febriana Meldyawati, Dia meminta laporan perkembangan hasil pekerjaan di 2018 dan program di tahun 2019. Karena pada APBD tahun 2019 ini kami perbanyak anggaran untuk pengendalian banjir.
,”Kami tidak mau aspirasi masyarakat Kota Mojokerto hanya sebatas formalitas. Karena Januari dan Februari ini puncak hujan, wajar kita ingin gali info sehingga masyarakat bisa tahu perkembangan penanganan banjir di Kota Mojokerto,” Cetus Ketua DPRD Kota Mojokerto, Febriana Meldyawati.
Sementara itu, Zuhairi Muchammad, Kasatker PJSA Brantas juga menyampaikan jika pengendalian sungai sadar mulai desember 2017, di lanjut 2018 dan terakhir oktober november 2019 pasti bisa rampung.
“Kendati dijadwalkan hingga awal desember 2019, dengan suport yang ada , dan bantuan dari teman-teman OPD di Kota Mojokerto yang sering kita dapatkan, harapannya pada bulan itu b. Pembangunan bisa diselesaikan, ” Jelasnya.
Senada disampaikan, Ir. Netro Handojo selaku Konsultan Supervisi mengatakan jika Pekerjaan ini di mulai desember 2017 dan selesai 13 desember 2019. Karena pekerjaan ini meliputi panjangnya sungai sadar sepanjang 23 km.
Untuk pembangunan normalisasi alur kali sadar sepanjang 3,5 km dan pembangunan pompa membutuhkan Dana sekitar 40 Miliar,” Tutupnya (wo/ADv)





