
LUMAJANG, Sekilasmedia.com – Dalam beberapa hari yang lalu tepatnya pada tanggal 19 Januari 2019 Team Cobra dari Sat Reskrim Polres Lumajang berhasil menangkap penjarah gudang milik Sumber Mas Lumajang di Dusun Krajan Desa Besuk Kec. Tempeh Kab. Lumajang yang mana mengakibatkan raibnya 19 ekor ayam Bangkok impor.
Kapolres Lumajang AKBP, DR, Muhammad Arsal Sahban,SH,SIK,MH, MM ,memimpin langsung press release yang digelar langsung di tempat kejadian perkara.(24/01/2019).
Begitu juga turut dihadirkan untuk kedua tersangka pada acara Pers Release , yang mana kedua tersangka diketahui bernama Kusnadi,(29) Warga Dsn. Sumber sari Desa.Jokarto, Kec.Tempeh, Kab.Lumajang,
Dan Zainul Arifin,(36), Warga yang sama,
Menurut keterangan alasan kedua tersangka melakukan tidakan tersebut kerena Keduanya pernah mendengar kabar burung, bahwa didalam gudang tersebut terdapat ayam bagus yang dapat dijual dengan harga tinggi.
Sehingga mereka berduapun langsung punya niatan untuk mengambil nya dan melancarkan aksinya pada dini hari sekitar pukul 02.30 wib (19/012019).
dengan cara menjebol tembok gudang yang terbuat dari batako denga menggunakan linggis yang memang telah dipersiapkan oleh kedua pelaku.
Setelah berhasil membobol tembok, salah satu dari kedua pelaku masuk dan langsung dan mengambil ayam tersebut dan memasukkannya kedalam karung. Ke 19 ekor ayam tersebut, dan sampai terbagi kedalam 4 karung yang mana juga telah dipersiapkan oleh pelaku. Mereka berdua mengaku menjual ayam tersebut dengan harga seratus ribu Rupaih per ekornya kepada seorang penadah yang juga telah diperiksa oleh petugas.
Dalam pernyataanya kepada awak media, Kapolres Lumajang AKBP,DR, Muhammad Arsal Sahban ,SH ,SIK ,MH, MM ,menuturkan bahwa kedua pelaku meskipun adalah spesialis pencuri ayam, namun tak paham betul dengan harga ayam.
“Hasil introgasi yang kami lakukan, mereka telah beberapa kali mencuri ayam dan juga pernah mencuri kendaraan bermotor. Meskipun mereka dikatakan spesialis pencuri ayam, tetapi mereka tidak tau pasaran ayam jenis seperti ini.
Keduanya hanya menjual seratus ribu Rupiah per ekor, padahal bagi yang paham, ayam seperti ini bisa berharga 8 juta Rupiah hingga 10 juta Rupiah, seharga dengan satu buah motor”,ungkap Arsal.
Menurut beberapa keterangan dari para tetangga korban,gudang tersebut memang benar menjadi tempat budidaya ayam Bangkok impor asal Thailand. Yohanes, sang pemilik gudang mengatakan ada sekitar 80 ekor ayam Bangkok yang di budidayakan area peternakan tersebut.
“Sudah kurang lebih 10 tahun saya menjalankan bisnis jual beli ayam Bangkok impor ini. Pembeli saya juga bermacam macam, ada yang dari Surabaya, Jakarta dan juga Jambi. Selain itu disini juga mengembangkan Anjing herder yang dilatih untuk diikutkan dalam kompetisi tingkat nasional” ,Ujar Yohanes.(Shelor).





