Daerah

Musim Penghujan,Banyak Kawasan Jadi Banjir

×

Musim Penghujan,Banyak Kawasan Jadi Banjir

Sebarkan artikel ini

Malang, Sekilasmedia.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi di beberapa daerah di Malang membuat di beberapa daerah / wilayah tergenang air, Sabtu (2/2). Kondisinya bahkan membuat jalanan mirip sungai.

Kuat dugaan meluapnya air hingga ke jalanan akibat fungsi drainase atau saluran air yang tidak lagi maksimal.

Hujan deras sekitar pukul 15.00 WIB di daerah Malang membuat air meluap, seperti di beberapa titik daerah Sawojajar. Termasuk di Jalan Danau Toba. Tinggi air hampir selutut orang dewasa. Alhasil beberapa kendaraan memilih melaju pelan. Sedangkan kendaraan roda dua memilih menepi ke tempat lebih tinggi.

BACA JUGA :  Polres Pasuruan Kota Sediakan Layanan Vaksin di Posyan OPS Ketupat Semeru 2023 

Beberapa warganet yang mengetahui peristiwa itu melalui unggahan video mengungkapkan keresahannya. Seperti yang ditulis akun Twitter @prwndaptr, ia menilai drainase jadi biang terjadinya banjir.

“Perumahan di Malang drainasenya pada gak beres gini ya so sad,” ujarnya.

Hal senada disampaikan akun Twitter @achadoyok. Ia mengungkapkan bahwa perumahan di kawasan Sawojajar memang telah langganan banjir menahun.

“Dari awal ada perumahan Sawojajar memang selalu banjir,” ujarnya.

Tak hanya itu, warga sekitar Sawojajar pun ikut terganggu dengan genangan air yang muncul setiap hujan. Warga menilai pemerintah tak serius mengatasi masalah ini.

Terpisah, Sekretaris BPBD Kota Malang
Tri Oky BPBD membenarkan jika hujan intensitas tinggi banyak daerah mengalami luapan air sampai ke jalanan. Ditambah daya tampung drainase yang tidak lagi mencukupi.

BACA JUGA :  Kota Batu Kembali Gelar Malang Adventure Trail 2020

“Sepertinya itu hanya genangan yang cepat surut dalam waktu yang relatif singkat,” kata Oky

Pihaknya berharap ada pemaksimalan fungsi drainase agar tidak lagi ada air meluap ke jalan. Terutama di curah hujan yang ekstrim ini.

Terpisah, Wali Kota Malang Sutiaji enggan berkomentar banyak saat dikonfirmasi mengenai banjir tersebut. Orang nomor satu di Pemkot Malang ini akan menindaklanjuti jika telah mendapatkan data dan laporan resmi.

“Belum bisa komentar Mas, karena belum lihat kondisi riil,” pungkasnya.(Jupri/mad).