
Probolinggo, Sekilasmedia .com – Satlantas polresta Probolinggo gelar Operasi Cipta Kondisi kegiatan tersebut dibarengi membagikan selebaran berupa himbauan keselamatan berlalulintas guna menekan pelanggaran dan angka kecelakaan.
Selain mensosialisasikan Mellennial Road safety Festival dan tata tertib berlalulintas, polisi juga memberikan himbauan langsung kepada pengguna jalan, baik para pelajar, mahasiswa dan pegawai negeri juga para karyawan swasta. Giat tersebut digelar di ruas jalan panglima Sudirman kota Probolinggo , tepatnya di samping hotel Ratna
Operasi Cipta Kondisi ini lebih mengedepankan penindakan, terutama terhadap pengendara yang tidak tertib saat berlalulintas. “Siapapun yang melakukan pelanggaran, kami tidak segan-segan akan menindak secara tegas sesuai undang-undang yang berlaku,” tutur Ipda Rizal Kanit laka satlantas Polresta Probolinggo.
Tampak dalam giat tersebut, selain Kanit laka Ipda Rizal Kanit patroli Iptu Bambang H Kbo Ipda rojo serta puluhan anggota Satpas Polresta Probolinggo.
Sementara Kanit patroli iptu Bambang H menjelaskan, bahwa Polisi akan menerapkan berbagai cara dalam razia, stasioner di beberapa titik rawan pelanggaran dan kecelakaan, yang ada di wilayahnya, juga akan melakukan tindakan preventif. Juga tidak menutup kemungkinan dengan cara represif atau tilang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi angka pelanggaran serta laka lantas.
“Pelanggaran yang kasat mata akan ditindak dalam operasi, seperti tidak memakai helm, tidak mempunyai SIM melawan arus, berkendara dalam kondisi mabuk atau pengendara tidak membawa STNK”, tegas Bambang
Dalam Operasi Cipta Kondisi Ini
Kasatlantas polresta Probolinggo AKP kemadji saat dikonfirmasi melalui seluler menegaskan. “Tindakan tegas untuk pelanggar berupa tilang, ini untuk memberikan efek jera pada para pelanggar lalu lintas”.
Tujuan giat ini tambah kemadji adalah untuk sosialisasi Melenial Road Safety festival dan operasi penertiban, agar bisa mengurangi dan menekan angka kecelakaan. sehingga tercipta situasi lalin yang aman, tertib dan lancar pada lokasi rawan kecelakaan.(Fahrul).





