POLISIKU

Pasca Penembakan Selandia Baru, Kapolres Malang Menghimbau Warga Malang Tidak Terpancing Emosi

×

Pasca Penembakan Selandia Baru, Kapolres Malang Menghimbau Warga Malang Tidak Terpancing Emosi

Sebarkan artikel ini
Foto
Foto saat polres malang mengumpulkan tokoh agama dalam forum kerukunan antar umat beragama

Malang, Sekilasmedia.com – Polres Malang mengumpulkan seluruh elemen tokoh agama dan masyarakat serta forum kerukunan antar umat beragama guna menangkal perpecahan antara umat beragama pasca penembakan warga muslim di Selandia Baru saat menjalankan sholat Jumat.

Diketahui Beberapa korban adalah warga Negara Indonesia (WNI). Meskipun sudah ditangkap, yang di ketahui pelaku penembakan adalah warga Australia yang anti migran, Polres. Malang mengharap warga tidak terpancing emosi atas tragedi tersebut.

Para tokoh agama, tokoh masyarakat dan FKUB di Kabupaten Malang serta para Ulama’ yang mempunyai Jama’ah, yang dikumpulkan pihak Polres Malang, diharapkan bisa memberikan informasi yang benar, terkait peristiwa tersebut. Hal ini diungkapkan dalam pertemuan dengan Kapolres Malang di Gedung Sanika Satya Wada, Mapolres Malang.

BACA JUGA :  Kapolres Lumajang Bersama Instansi Gelar Operasi Yustisi Di Kantor Pemkab

Berita-berita miring terkait penembakan oleh pelaku asal Australia yang anti migran itu, ditakutkan membuat gejolak balas dendam terhadap perbuatan pelaku.
Dijelaskan Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, bahwa para tokoh ini dikumpulkan untuk mengetahui cerita yang sebenarnya atas kasus penembakan jamaah saat sholat Jumat di Masjid Annur Selandia Baru.

“Diketahui pelaku sudah tertangkap dan merupakan warga Australia yang anti migran, dengan jumlah korban sementara sudah 50 warga muslim dan diantaranya warga Indonesia. Namun dari kejadian itu, Perdana Menteri langsung turun lapangan dan memberikan bela sungkawa kepada seluruh korban penembakan, serta kepolisian setempat juga sudah melakukan tugas dengan baik,” tegas AKBP. Yade Setiawan Ujung, Kapolres Malang.

BACA JUGA :  Operasi Zebra 2020 Satlantas Polres Pamekasan Catat 6253 Giat Kampanye Prokes

Di samping itu, aksi membalas dendam perbuatan pelaku juga tidak perlu dilakukan, dan sudah ditangani kepolisian setempat dengan professional, serta warga Indonesia yang mayoritas muslim juga diharap tidak terpancing emosi. Terutama di masa jelang pemilu ini.

Kepolisian dan TNI yang menjadi penanggung jawab jalannya pemilu damai dan aman, juga mengharap para tokoh masyarakat ini menjadi bagian dari aparat penegak hukum yang akan membantu berjalannya pesta demokrasi nanti. (Joef).