Peristiwa

Pedagang Pasar Comboran di Gemparkan Kematian Mendadak Kakek Penghuni Pasar

×

Pedagang Pasar Comboran di Gemparkan Kematian Mendadak Kakek Penghuni Pasar

Sebarkan artikel ini
Foto saat polisi memintai keterangan kepada warga
Foto saat polisi memintai keterangan kepada warga

Malang, sekilasmedia.com – Pedagang pasar Comboran, di bikin heboh, atas kematian mendadak salah satu pedagang yg berada di lantai 3 Pasar Baru Comboran, Jl.Panglima M. Yamin Kel.Sukoharjo Kec. Klojen Kota Malang, Selasa (12/3/2019) sekitar jam 13.00 siang.

Pedagang meninggal tersebut seorang pria tua yang diketahui identitasnya bernama Mbah Supardi (70 th) warga Jl. Brig. S. Riadi gang I No.811 Kel. Oro-Oro Dowo Kec. Klojen Kota Malang.

Menurut keterangan Kapolsekta Klojen Kompol Budi Harianto mengatakan, kejadian sekitar jam 13.00 Wib. Dari keterangan Ibu Hosniah (53 th) seorang saksi, sebelumnya korban makan siang dengan nasi dan lauk pauk yg telah dibawa dari rumahnya sebagai bekal. namun setelah makan korban mengeluh merasa pusing, dan lemas berlanjut jatuh dari kursi yg didudukinya.

BACA JUGA :  LSM GPI Geruduk Kantor Bapenda

“Saksi bersama pedagang lain berusaha menolong korban dengan mengangkat korban ke lokasi bedak untuk direbahkan.” Kata Budi.

“Namun menurut saksi tidak berapa lama korban sudah mengembuskan nafas terakhirnya.” Tambahnya.

Khawatir terjadi hal yg tidak di inginkan, kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsekta Klojen. Petugas mendapatkan laporan bergegas mendatangi lokasi. Kapolsek Klojen yang memimpin langsung anggotanya cepat melakukan olah TKP.

BACA JUGA :  Kapolsek Bantur Perintahkan Anggota Melakukan Pencarian Orang Terseret Arus Di Pantai Balekambang

Selanjutnya jenasah korban di bawa ke kamar jenasah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA.) Malang untuk di lakukan visum, guna mengetahui sebab-sebab kematian korban.

Kata Kapolsekta Klojen Kompol Budi Harianto menurut keterangan dokter visum “penyebab kematian korban di sebabkan menderita Penyakit Komplikasi (Penyakit Jantung, Sesak, Darah tinggi) yang tidak mendapatkan perawatan.” Tutupnya. (Joef).