
Lumajang, Sekilasmedia.com – Jalur lintas selatan Lumajang menuju Malang Dampit terisolir akibat kejadian tanah longsor pada titik 57 Kilo meter tebing lereng semeru Lumajang Jawa Timur.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Jawa Timur, Wawan HS ketika dikonfirmasi SekilasMedia.com membenarkan kejadian tanah longsor tersebut, terjadi pada lereng Semeru piket nol jalur Lumajang menuju Malang pada malam tadi pukul 00.15.
Saat ini sebanyak 15 personil dan alat berat dan dibantu para relawan setempat saat ini berupaya membersihkan jalur terisolir agar bisa dilalui kembali oleh para pengguna jalan, pembersihan jalur dilakukan dan ditargetkan hari ini akan diperkirakan selesai.
“Benar sekali, malam tadi longsor lagi pukul 00.15, saat ini personil dikerahkan, dan ditargetkan akan selesai hari ini, “Katanya Kamis (21/03/2019)
Sementara itu menurut Warga Desa Berowo Kecamatan Pronojiwo Lumajang, Aris membenarkan kejadian tanah longsor pada kawasan jalur lintas selatan piket nol, dalam musim penghujan ini saja sudah beberapa kali terjadi longsor demikian juga dua hari lalu longsor terjadi dan beruntung tidak ada warga yang melintasi jalur tersebut sehingga tidak ada korban jiwa.
“Kemarin juga terjadi longsor dan malam tadi juga iya, untung saja tidak ada korban jiwa, “Katanya
Untuk itu dihimbau agar warga diminta selalu meningkatkan kewaspadaanya jika melintasi jalur tersebut terutama pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada kawasan tersebut.(Maria).





