Daerah

Wabup  Serahkan SK Petikan Naik Pangkat Sejumlah 832 Orang PNS

×

Wabup  Serahkan SK Petikan Naik Pangkat Sejumlah 832 Orang PNS

Sebarkan artikel ini

Mojokerto, Sekilasmedia. Com
Sebanyak 832 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten Mojokerto dari 8 golongan pangkat, mendapatkan Petikan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat Periode 1 April 2019. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Mojokerto, Pungkasiadi, Jumat (12/4) pagi di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada masing-masing golongan, yang diwakili Zaqqi Golongan  Ruang IV/a ke IV/b jabatan Kabag Pelayanan Pengadaan Barang Jasa pada Sekretariat Daerah, Yuliarti Golongan Ruang III/c ke III/d jabatan Kasubbag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Gedeg, Mahfud Afandi Golongan Ruang IV/a ke IV/b jabatan Guru Madya pada SMP Negeri 2 Sooko, Wiwit Kusmiarti Golongan III/a ke III/b jabatan Auditor Pertama pada Inspektorat, Lina Martina Apituley Golongan Ruang II/c ke II/D jabatan Bidan Pelaksana pada UPTD Puskesmas Puri, Sarining Rahayu Golongan III/a ke III/b jabatan Pelaksana pada Diskop dan UM, Suladi Golongan II/c Ke II/d jabatan Pelaksana pada Kecamatan Jetis, dan Rianto Golongan I/c ke I/d jabatan Pelaksana pada UPTD Pengelolaan Jalan dan Sumber Air Wilayah Gedeg pada DPUPR.

BACA JUGA :  50 Tahun HKG PKK, Bupati Gresik Harap TP PKK Gresik Gencarkan Pemberdayaan Keluarga Gresik, Sekilasmedia.com - Peringatan Hari Kesatuan Penggerak PKK (HKG-PKK) ke-50 yang digelar di ruang Mandala Bhakti Praja kantor Bupati Gresik, Rabu (14/07/2022) berlangsung semarak. Sejumlah kreasi disuguhkan dalam memeriahkan HKG-PKK ke-50, diantaranya tari Rancangkapti yang merupakan tarian asli Gresik. Ditambah lagi, fashion show para camat beserta istri juga menambah kemeriahan acara tersebut. Tak hanya itu, Bupati Gresik H. Fandi Akhmad Yani juga turut hadir bersama ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Ny. Nurul Haromaini Ali Fandi Akhmad Yani. Mereka juga menyerahkan sejumlah bantuan makanan tambahan untuk gizi balita di lokus desa Stunting. Dalam kesempatan tersebut, Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik berharap kepada Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Gresik agar gencar untuk pemberdayaan keluarga.  “Keluargalah yang harus menjadi fokus perhatian kita, keluargalah yang juga harus kita berdayakan," kata dia. Menurut Gus Yani, apabila para keluarga di Indonesia utamanya di Gresik ini dapat diberdayakan sesuai dengan potensi dan kebutuhannya. Maka berarti gerakan PKK juga berpotensi memberdayakan masyarakat secara keseluruhan. Disamping itu, 10 program pokok PKK juga menjadi hal yang sangat penting untuk dilaksanakan. "PKK mempunyai 10 program pokok yang harus dilaksanakan dan diselaraskan, sebab PKK adalah mitra pemerintah dalam hal pemberdayaan keluarga. Penanganan stunting utamanya, saya harap menjadi prioritas untuk ditangani secara serius, sehingga angka stunting kedepan dapat ditekan dan dikendalikan," ujarnya. Menurutnya, sepanjang 50 tahun perjalanan gerakan PKK, banyak hal yang telah dilakukan. Gerakan sebelumnya diharapkan bisa menjadi bahan pembelajaran untuk lebih baik ke depan. Selain itu, Bupati millenial ini juga berharap untuk memompa semangat pembaharuan dengan mengembangkan daya kreasi dan kreativitas dalam pemberdayaan keluarga Indonesia khususnya masyarakat Gresik. “Haruslah selalu menimbulkan gelora, yakni membawa semangat baru dan energi baru pada setiap gerak langkah gerakan PKK,” katanya. Menurutnya, semangat yang menggelora itu harus dimiliki, karena tim Penggerak PKK sebagai mitra kerja pemerintah harus mampu menyelaraskan dengan kebijakan program pemerintah. “Pola pendekatan menggerakan peran serta masyarakat yang menjadi ciri khas tim Penggerak PKK dalam berbagai aspek pembangunan, merupakan modal sosial yang sungguh besar artinya,” tegasnya. (rud)

“Sebagaimana diketahui bersama bahwa periode kenaikan pangkat PNS ditetapkan pada tanggal 1 April dan 1 Oktober tiap tahun. Dimana kenaikan tersebut merupakan bentuk penghargaan atas prestasi kerja PNS yang dianggap layak,” kata wabup melalui sambutannya.

Kenaikan tersebut, tambah wabup, hendaknya dipandang sebagai tanggung jawab atas jenjang pangkat baru, yang dibarengi dengan prestasi kerja lebih baik demi melayani masyarakat.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tugas dan tanggungjawab melayani masyarakat. Ketika hak dan kewajiban berjalan imbang, maka pelayanan pada masyarakat juga berjalan dengan baik,” tambah wabup didampingi Sekdakab Herry Suwito dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Mojokerto Susantoso.

Di hari yang sama usai menyerahkan Petikan SK Kenaikan Pangkat, wabup bergeser ke gudang logistik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto, guna memeriksa sekaligus memberangkatkan logistik pertama keperluan Pemilu 2019 berupa kotak surat suara sejumlah 16.105 buah untuk 3.221 TPS di 18 kecamatan.

BACA JUGA :  Partai Golkar Kota Palembang Daftarkan Bacalegnya Ke KPU Kota Palembang

“Untuk pertama kita kirimkan ke Dapil 1 hari ini. Ada 3 kotak berisi surat suara Pilpres, Surat Suara DPRD Kabupaten, Surat Suara DPRD Provinsi dan sisanya menyusul paling lambat 4 hari selesai. Kami targetkan tanggal 16 sudah tiba di masing2 TPS dengan kondisi lengkap,” jelas Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Ayyuhanafiq.

Pada kesempatan ini wakil bupati juga memberi imbauan pada masyarakat, untuk tidak melewatkan hak pilih begitu saja atau golput. Dirinya juga meminta segenap lapisan masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga lingkungan agar tetap kondusif dan terkendali.

“Jangan golput. Bijaklah memilih, karena satu suara kita punya pengaruh besar untuk menentukan masa depan bangsa ini,” imbau wabup.(wo)