
Badung Bali, Sekilasmedia.com – Warga di Jalan Tunjung, Desa Ungasan, Kuta Selatan (Kutsel) geger, dengan penemuan seorang turis asing tewas berlumuran darah di tempatnya menginap, Sabtu (4/5).
Belakangan diketahui bule naas itu bernama, Adam Gary Neat (42) seorang Warga Negara Australia. Diduga meninggal karena kehabisan darah.
Seizin Kapolsek, Kanitreskrim Polsek Kuta Selatan, Iptu Andi Muh. Nurul Yaqin, Senin (6/5) membenarkan, Adam meninggal karena darah dikeluarkan banyak, setelah memukul pintu kaca kondisi mabuk untuk mencari pacarnyanya Zioa yang jatuh dari lantai atas villa.
Berawal dari saksi Nyoman Juada (54) sekitar pukul 08.30 Wita, saat berada di areal main pool (kolam renang utama) bagian bawah. Tiba-tiba dia mendengar suara teriakan minta tolong dari arah atas. Bersama dengan rekan bagian housekeeping, Juada mencari sumber suara tersebut.
Namun, 10 menit kemudian, mereka menemukan Zoia dalam posisi terduduk dalam keadaan telanjang dengan tulang kering kaki kiri patah. Mendapati itu, Juada langsung menghubungi bagian office dan security. Yang oleh karyawan vila, Zoia langsung dibawa ke Rumah Sakit Bali Jimbaran menggunakan mobil operasionalnya.
Sementara Wayan Sumariana (29), housekeeping vila, yang sempat mendengar suara teriakan di kamar 3310, langsung bergegas naik. Namun dia salah masuk kamar dan sempat menemukan adanya pecahan kaca jendela berisi bercak darah.
Rasa penasaran, Sumariana lalu menuju vila sebelah untuk menemui Juada dengan adanya bercakan darah tersebut, dia lalu mengajak rekannya bagian garden untuk mengecek ke dalam kamar 3310. Di sana mereka kembali menemukan bercakan darah di dalam kamar dan tempat tidur dan menemukan Adam Neat tergeletak di depan kamar mandi dalam keadaan bugil, kondisi berlumuran darah dan meninggal dunia.
” Jadi korban cowok (Adam Neat) dalam keadaan mabuk mencari korban cewek (Zoia) yang jatuh. Dikira jatuhnya ke dalam vila di bawah, lalu korban pria mendobrak atau memukul jendela kaca sampai pecah, ” ujarnya.
” Diduga pecahan kaca bagian atas jatuh mengenai lengan kanannya sehingga luka menganga. Dia tetap mencari ke dalam vila kosong (kamar 3310) sehingga banyak darah di lantai. Karena mabuk serta sudah kehabisan darah, lalu dia terjatuh dan khirnya meninggal dunia, ” tambah Iptu Yaqin mengakhiri.(soni).





